Alfian Tanjung Kembali Diadili Kasus Hate Speech

CB, SURABAYA – Setelah pekan lalu sidang tertunda, Alfian Tanjung berhasil didudukan di kursi pesakitan sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (4/10/2017). Dosen Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA) ini kembali diadili atas kasus ujaran kebencian (hate speech).

Pada sidang ini, surat dakwaan terhadap Alfian Tanjung dibacakan langsung Rachmad Supriyadi, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak dengan dibantu oleh jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Agung (Kejagung). Alfian didakwa melakukan tindak pidana menyatakan perasaan permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap golongan rakyat Indonesia, atau dengan sengaja menunjukkan, menyebarkan kebencian atau rasa permusuhan kepada orang lain.

Ujaran kebencian tersebut diketahui di video yang diunggah di Youtube pada 26 Februari 2017. Saat itu, Ustad Alfian Tanjung berceramah kuliah subuh di Masjid Al Mujahidin, Perak Surabaya. Pada ceramahnya, Alfian menyinggung pemerintahan Joko Widodo. Selain itu juga menghina Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.

Dalam ceramah tersebut, Alfian juga menyebut pemerintahan Jokowi dengan sebutan pendukung Partai Komunis Indonesia (PKI). Ceramah tersebut dilakukan Alfian dihadapan ratusan jamaah masjid tersebut.

Usai surat dakwaan dibacakan, tim kuasa hukum Alfian Tanjung langsung mengajukan eksepsi. Pada eksepsinya, tim kuasa hukumnya menyebut bahwa Alfian tidak layak diadili karena salah satunya yaitu ceramah Alfian tidak dilakukan di tempat umum.

Perlu diketahui, Alfian Tanjung sempat bebas dari dakwaan jaksa penuntut umum pada sidang sebelumnya. Alfian Tanjung dibebaskan lantaran adanya kesalahan jaksa dalam penulisan surat dakwaan.

Namun belum sempat menikmati kebebasannya, Alfian kembali dijebloskan ke bui oleh penyidik Polda Metro Jaya. Pada kasus ini, jaksa penuntut umum menjerat Alfian Tanjung dengan pasal 156 KUHP atau Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b butir 2 UU RI Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Ras dan Etnis. (Zai)

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *