Kurir Ganja 10 Kg Dituntut 15 Tahun

CB, SURABAYA – Ayub Hazkia Oroh alias Billy dan Bayu Maulana Wahyudi alias Keefly dituntut 15 tahun penjara. Keduanya dinyatakan terbukti bersalah karena telah menjadi kurir ganja seberat 10 kilogram.

Dalam berkas tuntutannya, jaksa penuntut umum Roginta Sirqit mengungkapkan, kedua terdakwa merupakan kurir ganja 10 kilogram milik seorang narapidana bernama Yogi. Yogi diketahui merupakan narapidana kasus narkoba yang saat ini menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tanjung Gusta, Medan.

Menurut jaksa Roginta, dari fakta-fakta persidangan kedua terdakwa tidak dapat membuktikan bahwa dirinya bukanlah seorang kurir ganja. “Menuntut kedua terdakwa dengan hukuman selama 15 tahun penjara,” ujarnya di persidangan yang digelar di PN Surabaya, Kamis (19/10/2017).

Selain hukuman badan, kedua terdakwa juga dituntut hukuman denda sebesar Rp 1 miliar. “Jika denda tidak dibayarkan maka akan diganti menjadi hukuman 6 bulan kurungan,” ujar jaksa Roginta.

Atas tuntutan tersebut, kedua terdakwa berencana untuk mengajukan pembelaan (pledoi) pada persidangan berikutnya. “Kami akan ajukan pledoi, seharusnya mereka dibebaskan karena belum sempat menerima barang, tapi sudah lebih dulu ditangkap,” kata Rudhy, kuasa hukum kedua terdakwa usai sidang.

Perlu diketahui, Ayub Hazkia Oroh dan Bayu Maulana Wahyudi ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) kepulauan Riau pada Mei 2017. Keduanya ditangkap di kantor expedisi J&T yang berlokasi di Jalan RA Kartini, Sukorame Gresik saat mengambil kiriman paket 10 kilogram ganja kering milik Yogi. (Zai)

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *