Pangkosekhanudnas II “Ikuti” Ceramah BNN di Gedung Suryadarma MAKASSAR

CB, Makassar – Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulsel, melaporkan, sedikitnya dari 131.000 pemakai narkoba di Sulawesi Selatan, hanya 1.428 yang melakukan rehabilitasi. Hal tersebut disampaikan Kepala BNN Sulsel Brigadir Jenderal Polisi Mardi Rukmianto dalam ceramah tentang upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dikalangan generasi muda bangsa. BNN Sulsel ke di gedung Suryadarma Makassar, Rabu (18/10/2017).

“Dari data itu, 1.621 sudah ditindaklanjuti sampai tahun 2016. Pecandu berat capai 40 persen, dimana yang menggunakan suntik mencapai 15 persen. Menurutnya, hal tersebut karena penindakan peredaran berbanding terbalik dengan pengedaran yang berlangsung secara cepat. Sehingga, konsep upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dengan tindak pencegahan dan rehabilitasi.

“Laporan dari BNN pusat bahwa Papua dan Sulselbar berasal dari Sulsel. Yang sedemikian besarnya masih ada 3 BNN dan hampir semua wilayah berpotensi peredaran narkoba. Wilayah pesisir pantai seperti Pare-pare dan Sidrap belum ada BNN,” tambahnya.

Untuk itu, Mardi mengimbau agar tidak menjadikan rehabilitasi sebagai lahan bisnis, karena menurutnya, semua proses rehabilitasi berlangsung secara gratis dan wajib dari pemerintah pusat bagi penyalahguna dan pecandu. (Ertin Primawati)

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *