Perkiraan Molor Lagi Pembangunan Gedung DPRD Surabaya

CB, Surabaya –  Pembangunan gedung baru DPRD Surabaya terkendala pemindahan jaringan listrik yang berada di tepi Sungai Kalimas. Kabid Bidang Pembangunan Gedung, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang, M. Taufik Siswanto, mengungkapkan, kabel listrik yang berada di sisi utara gedung DPRD tersebut nantinya akan ditempatkan di bawah tanah. Menurutnya, Pemerintah Kota Surabaya sudah berkirim surat ke PLN, dan berdasarkan balasan yang diterima pengerjaannya ditargetkan agak lama.

“Begitu selesai kita langsung action (pembangunan gedung),” terangnya

Ia memperkirakan, dengan adanya pemindahan kabel udara dan beberapa kendala teknis lainnya, membuat jadwal penyelesaian gedung molor, meski tak begitu lama. Ia menargetkan pembangunan gedung selesai Desember 2018.

“ Hingga akhir tahun ini kita harapkan pembangunan pondasi dan basement selesai,” katanya

Taufik menambahkan, agar pembangunan gedung tak terganggu, proses pemindahan kabel udara akan diparalel dengan kegiatan pembongkaran bangunan lama dan pembersihannya.

“Karena untuk pengerukan dan pemancangan kan membutuhkan alat berat. Ini harus nunggu jaringan listrik dipidah,” katanya

Ia menegaskan, dalam pembangunan pondasid an tiang pancang, akan menggunakan boring, agar tak mengganggu atau member dampak pada gedung cagar budaya sekitarnya.

“Sebelum pengerukan, kita pindahkan tendon air bawah tanah, dan suplay genset dibangun di sisi selatan gedung yang akan dibangun,” paparnya

Taufik memaparkan, gedung baru DPRD akan dibangun delapan lantai. Lantai satu adalah masjid dengan luasan yang lebih besar dari saat ini, lantai dua dan tiga direncanakan adalah ruang umum, yakni ruang komisi dan peretemuan dengan masyarakat, sedangkan lantai empat hingga delapan berupa ruang privat anggota dewan.

“Sementara, basemen yang disungsikan sebagai area parkir akan terkoneksi dengan basement sebelumnya,” tandas Taufik

Gedung DPRD yang baru adalah proyek multijears yang menelan anggaran sekitar Rp. 55 M. Bangunan baru DPRD nantinya akan terkoneksi dengan bangunan lain yang berada di Komplek balai Pemuda. Meski gedung baru akan dibangun, namun bangunan lama tetap akan difungsikan seperti biasa. (bud)

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *