Wisata Desa Joho Kediri Jadi Andalan

CB, Kediri –  Setelah mendapat Juara Desa Inovatif Kategori Pengelolaan Wisata. Desa Joho, Kecamatan Semen ingin tetap mempertahankan juara tersebut. Yaitu dengan memunculkan sejumlah wisata baru untuk menggaet semakin banyak wisatawan.

Berbagai inovasi baru dilakukan untuk menumbuhkan suasana wisata semakin kuat. Seperti kini terdapat wisata baru seperti rumah pohon, wisata tubing, hingga wisata spot foto.

Kepala Desa Joho, Deddy Saputra telah menguatkan ikon desa menjadi Desa Wisata Joho (DWJ). Berbagai macam wisata pun dia tambah. Seperti mengembangkan taman bunga kelir yang sudah ada dengan berbagai macam keunikan. Yaitu tak hanya disuguhi pemandangan bunga-bunga.

Kini di sekitar taman bunga tersebut juga dilengkapi dengan camping ground Selain terdapat camping ground, di taman kelir tersebut juga kini tengah dibangun rumah pohon. Dengan taman yang penuh dengan pohon randu berukuran besar dan tinggi, Deddy memanfaatkan dengan memberikan rumah panggung di atas pohon tersebut.

Sehingga dengan rumah pohon tersebut, para pengunjung bisa naik dan melihat pemandangan taman kelir yang indah dari atas pohon. “Suasana santai sekali saat ada di atas pohon ini. Kita bisa ngopi sambil menikmati sepoi-sepoi angin yang sejuk. Karena taman kelir ini ada di tengah hutan Gunung Wilis,” ujar kades kelahiran 12 September 1979 ini.

Tak hanya menambah macam wisata seperti rumah pohon, Desa wisata ini pun juga menyuguhkan wisata dengan bertubing ria naik ban menelusuri sungai berbatu yang ada di Sungai Sumber Podang.

Desa Wisata Sumber Podang memiliki potensi alam yang luar biasa. Pasokan air yang berlimpah dengan adanya Embung Joho dan sungai membuat wilayah tersebut subur dan hijau. Udaranya yang sejuk dengan banyaknya pepohonan membuat pengunjung betah untuk berlama-lama di sana. Sumber Podang sangat cocok untuk Anda yang ingin melepaskan penat dari kebisingan perkotaan dan mencari ketenangan hidup di alam pedesaan. Wisata alam yang bisa Anda nikmati antara lain tracking menuju Embung Joho, berenang menikmati kesegaran air pegunungan, menikmati keindahan taman bunga kelir dan river tubing atau menyusuri sungai dengan ban.

Selain potensi alam tersebut, di Desa Wisata Sumber Podang terdapat pula kekayaan budaya, sejarah dan edukasi. Wisata sejarah yang bisa Anda kunjungi yaitu Candi Gangsang dan Musholla Syech Bela Belo. Sementara untuk wisata edukasi, Anda bisa belajar beternak lebah madu, belajar kerajinan anyaman bambu dan janur, belajar memasak nasi goreng tiwul dan belajar bercocok tanam sayur.

Untuk wisata tubing baru ini, Deddy menerangkan bahwa wisata tersebut masuk dalam paket outbound desa yang sudah lama dikembangkan. Sehingga dengan hanya membayar Rp 250 ribu per orang.

Wisatawan bisa menginap satu malam di guest house dan saat malam tersebut terdapat banyak permainan hingga api unggun plus makan tiga kali. Lantas paginya baru bermain tubing di sungai. “Setiktar 1 km jarak penelusuran sungainya. Sesampai di finish para pemain tubing bisa menghangatkan tubuh dengan minum wedang teh atau jahe dengan camilan ketela khas desa,”

Tak hanya itu saja karena tubing untuk wisatawan dewasa, Desa Wisata ini juga tetap memberikan sensasi tubing khusus untuk anak-anak. Yaitu di tubing mini di saluran irigasi yang terbuat dari cor beton yang lebarnya hanya 1,5 meter.

Dengan jarak 500 meter, anak-anak bisa dengan riang meluncur deras ke finish melewati irigasi sawah warga. “Kami manfaatkan irigasi juga sebagai wisata. Apapun kalau peluang wisata pasti kami manfaatkan. (fal)

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *