Press Release Polres Mojokerto, Ungkap Kasus Narkoba dan Tipu Gelap Dalam 2 Minggu Terakhir

CB, Mojokerto – Gaung keberhasilan Jajaran Polres Mojokerto dalam pengungkapan berbagai kasus kriminal semakin meningkat tajam. Dan sebagai bentuk keberhasilan Polres Mojokerto, dipimpin Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata S.Sos SIK MH menggelar press release, dengan sejumlah wartawan baik cetak maupun elektronik, pada Jumat (12/1/2018), yang di mulai pukul 13.30 WIB.

Dalam kegiatan Press Release tersebut Polres Mojokerto berhasil mengungkap kasus narkoba dan tipu gelap dalam dua minggu terakhir yang terjadi di wilayah hukum Mojokerto. Dari kasus narkoba, sebanyak 6 orang pengedar narkoba berhasil di tangkap di tiga tempat yang berbeda yakni di wilayah kecamatan sooko, bangsal dan Dlanggu.

“Keberhasilan tersebut tidak lepas dari upaya keras jajaran Satreskoba Polres Mojokerto yang tidak kenal waktu untuk menjaga wilayah Mojokerto dari peredaran Narkoba yang semakin meresahkan masyarakat” Tutur AKBP Leo, sapaan akrab Kapolres berdarah Batak ini.

Tak hanya kasus narkoba yang diungkap oleh anak buah AKBP Leo, kali ini kasus penipuan dan penggelapan sepeda motor kawasaki Ninja, yang dialami seorang warga Kediri bernama Tony berhasil diungkap Satreskrim Mojokerto, dibawah Komando AKP M. Sholikin Fery SIK.

ESR pelaku penipuan tersebut diciduk anggota Satreskrim Mojokerto setelah sebelumnya melakukan penipuan kepada Tony.

“Modus operandi dari pelaku penipuan yang berinisial ESR ini adalah dengan berpura-pura membeli dan bertransaksi menggunakan media online untuk bertemu di wilayah Mojokerto dengan korban, sodara Tony, warga Kediri, dan berencana membeli motor korban yang di iklankan di media online” terang Kompol Sutarto, Kasubaghum Polres Mojokerto saat mendampingi Kapolres dalam press release.

Ditambahkan Kompol Sutarto, setelah bertemu, pelaku mencoba untuk melakukan test drive kendaraan yang akan dibelinya dan korban tanpa rasa curiga menyerahkan kunci sepeda motornya  namun setelah ditunggu lama pelaku tidak kunjung kembali dan akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut di Polres Mojokerto

Pada kesempatan press release tersebut, Kapolres Mojokerto juga menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi aksi kriminal yang marak terjadi.

“Kepada seluruh masyarakat Mojokerto, dihimbau tidak lengah dan selalu waspada terhadap peredaran Narkoba yang menduduki peringkat pertama dalam kasus kejahatan akhir akhir ini, jangan sampai keluarga dan juga teman kita menjadi korban Narkoba” imbau Kapolres Mojokerto.

Mengenai kasus penipuan online, Perwira lulusan Akpol tahun 1997 ini menyarankan agar masyarakat tidak mudah percaya dengan segala bentuk transaksi online.

“Apabila kita melakukan jual beli melalui online harus lebih waspada karena tidak sedikit orang yang sudah menjadi korban dari transaksi yang dilakukan di media online” pungkas AKBP Leo. (Febe)

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *