Hendak Mendemo Bupati Gresik, Ini cara Camat Duduksampeyan menenangkan warganya

Keterangan foto : Camat Duduksampeyan, Suropadi, MM bersama Babinsa menenangkan Enam Calon Perangkat Desa dan beberapa perwakilan warga di ruangan Kantor Kecamatan Duduksampeyan
CB, Gresik – Sebanyak Enam Calon Perangkat Desa yang belum dilantik beserta Puluhan warga Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan beramai – ramai mendatangi Balai Desa Pandanan, selasa (22/05) pagi. Guna menggelar aksi protes terhadap sikap Abdul Wahab, Kades Pandanan, yang enggan melantik Enam Calon Perangkat Desa yang sudah lolos ujian tes 2 bulan lalu.
Dalam aksinya, puluhan warga mendesak Abdul Wahab untuk segera melantik enam calon perangkat desa, agar aktivitas pelayanan di kantor desa yang selama dua bulan terakhir mati, dapat hidup kembali. Namun aksi warga kali ini, tidak mendapat respon baik dari kades pandanan saat di temuin di ruangannya, Abdul Wahab justru duduk terdiam dan enggan menjawab pertanyaan serta tuntutan warga.
Merasa kecewa dan geram dengan sikap Abdul Wahab yang tak kunjung memberi jawaban, enam calon perangkat desa beserta seluruh warga langsung bergeser ke kantor kecamatan duduksampeyan untuk meminta solusi dari Suropadi, MM selaku Camat Duduksampeyan.
Warga beserta calon perangkat yang belum dilantik, disambut oleh Camat Dusuksampeyan, Suropadi pun mempersilahkan masuk perwakilan warga beserta seluruh Calon perangkat ke dalam ruangan kerja Camat guna melakukan Audiensi.
Budi Hariyanto, yang merupakan salah seorang calon Perangkat (Kasun Gancung) yang belum dilantik menyatakan terdapat perbedaan antara apa yang menjadi alasan Kades dengan fakta sebenarnya.
“Kami merasa janggal dengan alasan kades yang melulu beralasan masih menunggu keputusan P3D dan seakan menyalahkan P3D, tapi saat tadi ketua P3D kami hadirkan ke balai desa, wahab justru diam dan tidak merespon sama sekali apa yang kami sampaikan tadi,” terangnya.
Dari informasi yang di himpun, P3D telah menyerahkan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) pada Kades pandanan, serta memutuskan agar Calon Perangkat Desa yang lolos agar segera dilantik, sesuai dengan Perbup Gresik.
Budi juga menambahkan, dirinya bersama warga dibuat semakin geram lantaran tidak mendapat jawaban maupun keputusan terkait kapan pelantikan tersebut di putuskan, “Kades hanya diam seperti patung, diajak ke Kantor Kecamatan pun hanya diem duduk seperti patung, maunya apa orang itu,” tambahnya.
Menanggapi hal itu, Camat Duduksampeyan, Suropadi meminta warga untuk bersabar, dirinya berjanji akan segera menyampaikan perkara ini kepada Bupati, “Dengan adanya kehadiran bapak ibu kesini, menjadi dasar saya untuk melaporkan ke bupati dan apapun hasilnya pasti saya sampaikan. Jadi saya mohon bapak ibu bersabar, karna kami akan terus mengusahakan Hak Bapak ibu sekalian,”  ungkap Suropadi sembari menenangkan warga yang terlihat geram.
Suropadi juga menjelaskan, dirinya telah memberi surat panggilan dan peringatan sebanyak tiga kali ke Kades Pandanan, supaya Calon Perangkat Desa yang telah lulus ujian dan memenuhi passing great agar segera dilantik, namun sampai saat ini tidak mengindahkan surat tersebut.
“Kamipun ada bukti surat tertulis, menegaskan agar kades segera melantik calon perangkat desa yang telah lulus ujian dan memenuhi passing great,” tegasnya
Pihak Kecamatan mengatakan juga pernah menerima surat dari Abdul wahab yang berisi permasalahan di desa pandanan. Selain surat itu, camat mengaku sudah kontak pribadi dengan Kades, namun Kades berasalan takut di celurit oleh keluarga peserta yang dibawanya kemarin dikarenakan tidak lulus dalam ujian tersebut.
“Sudah saya hubungi alasannya malah seperti itu, sampai saya bilang ke kades, saya siap bertanggung jawab asal pelantikan segera di laksanakan karna itu sesuai dengan Perbup. Dan saya pun siap pasang badan jika ancaman itu memang benar, ini negara hukum kok, ngapain takut dengan hal seperti itu,” tutur Camat
Namun warga yang terus berdatangan ke Kantor Kecamatan terlihat makin memanaskan situasi, meski Audensi sudah usai dan Camat pun telah menenangkan warga yang geram, warga enggan beranjak dari tempatnya, teriakan bernada provokasi terus terlontar menggelegar, bahkan mereka berjanji akan menggelar Demo ke Kantor Bupati jika tuntutan pelantikan tidak segera digelar.
“ayo kita massa saja Kades ini, kelakuannya sudah keterlaluan, niatnya sudah nggak bener,” teriak Puluhan warga.
(Harry)
Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *