Gerakan Front Pejuang Masyarakat Sumenep Menyuarakan PBB Gratis Oleh Bupati Sumnep Menuai Dugaan Tunggakan Sebesar 36 M

CB, SUMENEP – Berawal dari gerakan aksi front pejuang masyarakat Sumenep (30/5) yang merupakan season Pertama, Bambang Sumpratman koordinator aliansi yg tergabung dalam gerakan Front Pejuang Masyarakat Sumenep yang merencanakan gerakan season ke-dua, terkait PBB gratis di Kabupaten Sumenep yang berujung terjadi tunggakan #36 M, pajak bumi dan bangunan masyarakat Sumenep, Bambang tidak berhenti begitu saja kotdinator FPMS ini kencang melakukan koordinasi bersama masyarakat d tiap Kecamatan untuk menggalih data pendukung terkait kebijakan Bupati yang membodohi masyarakat.

karena menurut Bambang kampanye pencalonan yang di lakukan Bupati Sumenep semasa Abu Sidik adalah pemberian pelajaran kepada masyarakat yang mencedrai sarkum masyarakat Kab Sumenep yang memberi pelajaran bohong untuk melanggar aturan dan uu PBB, maka kami tidak akan tinggal diam sebagai masyarakat Sumenep untuk mengawal kasus ini ke proses hokum, karena ini pembodohan bagi rakyat, Bambang sebagai koordinator FPMS banyak yang saya persoalkan bukan hanya PBB gratis, tunggakan PBB 36 M, dan dugaan dan lainnya yang di tengarai di alihkan untuk pembayaran PBB, dan juga terkait dengan dana UPAH PUNGUT PBB yang tidak jelas kemana padahal jelas terkait dengan upah pungut PBB di atur dalam peraturan mendagri no 69 tahun 2010 dan pasal 3 no 2 tentang rincian yang berhak menerima uang upah pungut tersebut.

pemerintah sumenep harus bertanggung jawab dan Bupati Sumenep harus mundur dari jabatannya karena kami masyarakat sudah di bohongi dengan kebijakan masyarakat melanggar aturan dan melanggar hukum Tapi kenyataannya PBB Kabupaten Sumenep masih terjadi tunggakan yang sangat signifikan, dan masyarakat resah menanggung beban tunggakan PBB, dimana hal ini mulai mencuat ke publik ketika masyarakat meminta pelayanan di kecamatan Garus melampirkan tanda bukti pembayaran PBB mulai Tahun 2010.(nay)

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *