Bangkitkan Pariwisata dengan Bakti Sosial di Pantai Wonogoro

CB, MALANG – Bibir pantai Wonogoro yang gundul akibat abrasi dan penambangan pasir besi beberapa waktu lalu kini mulai tampak asri. Ya.. Demi membangkitkan pariwisata di pantai Wonogoro, Desa Tumpak Rejo, kabupaten Malang, Puluhan Pelajar SMKN 10 Malang beramai – ramai menggelar aksi memungut sampah di sekitar bibir Pantai Wonogoro 5 Juni lalu. Para pelajar tak hanya membersihkan sampah di bibir pantai, tapi juga berencana menanam sejumlah tanaman agar pantai tampak asri. Kedatangan mereka cukup mengejutkan para pengunjung lainnya yang juga datang dari berbagai kota.

Setiap sampah dari pengunjung maupun sampah yang terbawa arus air laut dipungut bersama – sama dengan bahu gotong royong. Lahan pantai yang sudah gundul karena adanya upaya penambangan pasir besi di kawasan tersebut mulai disentuh dengan spot spot swafoto yang bisa mengundang ketertarikan pengunjung agar betah berlama – lama di pantai tersebut. Para siswa mengaku prihatin dengan kondisi pantai yang memiliki potensi keindahan alam justru tidak mendapat sentuhan dari pemerintah daerah. Karena itu mereka datang untuk membedayaknya agar pantai yang diapit dua tebing eksotis tersebut segera mendapat perhatian dari berbagai pihak. “ saya prihatin dengan kondisi pantai ini, karena itu kami datang untuk menandai bahwa masih ada pantai yang belum tersentuh tangan pemerintah segera diperbaiki” tutur katarina salah seorang siswi SMKN 10 Kabupaten Malang.

Senada dengan para siswa, kehadiran mereka juga disambut hangat oleh salah satu perguruan silat dan tenaga dalam, Syahbandar Kari Madi yang secara kebetulan menggelar ritual dan bakti sosial memberi penyembuhan alternatif secara gratis kepada para warga desa setempat. Perguruan Cabang KR Sableng Kota Surabaya saat ini juga fokus menjadikan Pantai Wonogoro sebagai lokasi pariwisata yang nantinya mendulang pendapatan daerah dan warga sekitar.

Karena secara metasifika pantai yang berada di Malang selatan itu dinilai sangat sakral dengan pantai selatan yang biasa menjadi rujukan para pendekar silat untuk bermeditasi dan beritual. Sementara secara geografis pantai Wonogoro juga cukup eksotis dengan aneka pemandangan alamnya. “ kami dari Paguron Candradimuka Syahbandar Kari Madi akan konsisten mengubah Pantai ini menjadi fokus kawasan parisiwasata bagi daerah Kabupaten Malang “ ujar Ratu Selamet Hadi Hariyono atau yang biasa dipanggil Ki Sableng saat bersama timnya.

Begitu juga para tokoh desa, yang sangat mengharapkan sentuhan dari berbagai pihak soal pembangunan pantai wonogoro. Para warga sendiri menanti agar pantai dengan laut birunya ini, bisa memberdayakan mereka melalui pendapatan dari komunitas pedagang kaki lima di kawasan pintu masuk pantai. “ saya berharap agar segera ada sambutan baik dari pemerintah soal pariwisata pantai kita ini” kata Saidi salah satu tokoh desa di wonogoro, didampinggi oleh Kasidi serta Zaenal. (budi)

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *