Saling Klaim Miliki Tanah 5.500 M Citraland Dan Ahliwaris Ricuh

CB, Surabaya – Persoalan jual beli tanah tepatnya di wilayah Citraland , Kelurahan Made , Kecamatan Sambikerep Surabaya Barat , kamis (14/6/2018) siang tadi berakhir ricuh , pihak ahli waris di dampingi oleh kuasa hukumnya berisi tegang dengan pihak pembeli yaitu Citraland atas lahan seluas kurang lebih 5.500 meter persegi .

Kericuan itu terjadi setelah kedua belah pihak saling mengeklaim atas ke pemilikan lahan dan saling menunjukkan bukti ke pemilikan tanah petok tersebut , setelah saling adu bukti ke pemilikan lahan tanah atau bukti tanah petok , keduanya pun dilerai oleh aparat ke polisian yang berjaga – jaga du lokasi lahan tanah tersebut.

Sementara itu kuasa hukum ahli waris Dr. Oscar Wujaya SH, MH menjelaskan , bahwa ahli waris akan melakukan pemagaran terhadap lahan miliknya namun , di klaim bahwa lahan seluas kurang kebih 5.500 meter persegi milik citraland sementara itu pihak citraland sendiri tidak ada bukti kepemilikan tanah dan hanya memiliki bukti foto copy jual beli saja ,” pungkas oscar wijaya .

Di tempat terpisah Kukon Kuhamon selaku pihak dari citraland mengatakan bahwa lahan seluas 5.00 meter persegi tersebut adalah hak dari pada citraland pasalnya , pihaknya sudah nempunyai bukti sertifikat lahan yang sudah di terbitkan oleh pihak BPN ( badan pertanahan nasional ) secara prosedur yang jelas ,” ungkap kukon kuhamon .

Selain itu untuk membuktikan bahwa lahan tersebut milik ahli waris atas nama Mujiono arau Citraland pihak Citraland sendiri siap membuktikan di pengadilan , sedangkan mujiono selaku ahki waris mengatakan , saya akan menempuh jalur hukum untuk mendapatkan tanahnya kembali .

Selain mujiono , masih ada empat orang ahli waris yang lainnya , Mujiono selaku ahliwaris di tuntut oleh pihak citraland atas lahan seluas 5.500 meter persegi sehingga pihak ahliwaris meminta bantuan seseorang untuk mengurus surat – surat tanah tersebut .

Ternyata tanah tersebut dijual oleh oknum ke pihak citraland , ahliwaris aendiri baru mengetahui bahwa tanah miliknya dijual oleh oknum tersebut setelah pihak citraland melakukan pemagaran dan pembangunan jalan .

Setelah dilakukan konfirmasi oleh ahliwaris ke pihak citraland , bahwa tanah teraebut di jual oleh oknum dengan menggunakan ikatan jual beli ( IJB ) tanpa surat – surat tanah yang jelas ( sis )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *