160 Anggota Pramuka Penegak Ikuti Perkemahan Pramuka Wirakarya Kampung Kelir

CB, Mojokerto – Sebanyak 160 anggota Pramuka Penegak dan empat Pembina Pendamping diberangkatkan Asisten Administrasi Umum Subambihanto  untuk mengikuti kegiatan perkemahan Pramuka Wirakarya Kampung Kelir zona Madiun, Kamis (12/7) di halaman kantor Pemkot Mojokerto.

Menyampaikan amanat Wakil Wali kota, Asisten Subambihanto menyampaikan bahwa keikutsertaan Kwarcab Kota Mojokerto dalam Wikarya Kampung Kelir merupakan wujud dari rasa antusiasme yang didasarkan atas komitmen yang tinggi dari gerakan pramuka Kwarcab Kota Mojokerto dalam mendukung kegiatan kepramukaan.

“Kegiatan ini saya nilai memiliki peran yang sangat strategis bagi gerakan pramuka, khususnya pramuka penegak dan pandega serta generasi muda pada umumnya, dalam upaya memupuk rasa persahabatan, persaudaraan dan perdamaian, yang menjadi simpul pengikat rasa persatuan dan kesatuan serta rasa pengabdian yang tinggi,” tutur Bambi.

Ia juga berharap agar keikutsertaan kontingen Kota Mojokerto pada kegiatan ini kiranya tidak saja memiliki misi pembinaan bagi individu anggota pramuka itu sendiri, tetapi diharapkan pula dapat memiliki dampak yang luas bagi kemaslahatan masyarakat. “Kegiatan ini juga dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian, gotong royong dan tolong menolong terhadap sesama, yang kesemuanya itu bermuara pada terwujudnya rasa persatuan dan kesatuan”, imbuhnya.

Mengakhiri sambutannya, Bambi berpesan agar para peserta selalu melaksanakan tugas sebaik-sebaiknya dengan penuh semangat dan selalu menjaga kesehatan serta menjaga nama baik Kota Mojokerto. “Tunjukkan bahwa kontingen Kota Mojokerto adalah generasi yang santun dan sopan karena pramuka Kota Mojokerto selalu dididik tentang kebersamaan, kedisiplinan, kemandirian, dan tidak kalah penting adalah semangat gotong royong dan pantang menyerah.”

Sebagai informasi, sebagaimana pada pelaksanaan Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka Jawa Timur 2017 lalu, pada pelaksanaan tahun 2018 ini juga akan dilaksanakan di 11 zona. Pelaksanaannya secara bergilir tersebar di seluruh Jawa Timur dalam selang waktu April – Mei 2018. Bentuk kegiatan bakti Pramuka Penegak dan Pandega ini adalah bakti pengecatan rumah dan sarana umum, penataan lingkungan; sosialisasi pengawasan obat dan makanan; dan festival.

Kota/kabupaten yang menjadi tuan rumah pada pelaksanaan festival tahun 2018 ini berbeda dari pelaksanaan tahun 2017. Kwarcab yang menjadi tuan rumah pada tahun 2018 ini adalah Kota Surabaya, Kabupaten Magetan, Kota Batu, Kabupaten Madiun, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Kediri, Kabupaten Sampang, Kabupaten Tuban, Kabupaten Jember, Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Pasuruan.

Sama seperti pelaksanaan tahun 2017, jumlah peserta pada tahun 2018 adalah 1000 orang Pramuka Penegak dan Pandega tiap zonanya. Target jumlah rumah dan sarana umum yang akan dicat minimal 100 rumah dan sarana umum. (Ertin Primawati)

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *