Sekdaprov Jatim Apresiasi Kolaborasi Bank Jatim dan BRI

CB, SURABAYA – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Dr. H. Akhmad Sukardi, MM mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Bank Jatim dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Diharapkan, kolaborasi tersebut semakin memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat Jatim di bidang perbankan.

”Saya memberi apresiasi terhadap Direksi Bank Jatim yang telah membangun hubungan dalam mencapai sebuah kesepahaman kolaborasi dan sinergi positif bersama dengan Bank BRI. Semoga ini memberi manfaat bagi masyarakat Jatim,” ujarnya saat memberikan sambutan pada penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama antara Bank Jatim dan Bank BRI terkait penyediaan dan pemanfaatan jasa layanan perbankan di kantor Bank Jatim di Jl. Basuki Rahmad Surabaya, Jumat (13/7).

Dikatakannya, bentuk kolaborasi yang akan dilakukan antara Bank Jatim dengan BRI ini harus mampu memberikan pelayanan perbankan yang optimal. BRI adalah sebuah contoh BUMN di bidang perbankan yang syarat akan pengalaman, baik dalam hal pelayanan nasabah, pengalaman Informasi Teknologi (IT) hingga pelayanan perbankan di setiap daerah.

Kolaborasi dan sinergi dengan bank nasional tersebut, lanjut Sekdaprov merupakan kesempatan yang baik serta dapat menjadi contoh bagi seluruh direksi Bank Jatim sehingga dapat dijadikan pelajaran untuk melayani masyarakat. “Kita harus merubah sistem kerja kita yang sudah baik menjadi lebih baik. Jadi budaya, semangat, teknologi dan pelayanan yang ada di Bank BRI harus jadi contoh bagi kita semua,” imbuhnya.

Dijelaskannya, Bank Jatim saat ini memiliki jaringan kerja yang cukup luas yang terdiri dari 41 kantor cabang, 158 kantor cabang pembantu, 201 kantor kas. Selain itu Bank Jatim juga memiliki unit kerja syariah sebanyak 16  unit kerja terdiri dari 7  kantor cabang syariah dan 9 kantor cabang pembantu syariah.

Dari seluruh jaringan kerja tersebut, terdapat 395 jaringan kerja di provinsi utama dengan coverage ratio sebesar 59,48 %. Untuk jaringan ATM, Bank Jatim memiliki 708 unit mesin ATM yang tersebar di beberapa wilayah dan didukung oleh sumber daya manusia kurang lebih 6000 orang. “Ini jadi kekuatan kita untuk terus berkolaborasi dengan perbankan nasional. Karena kita memiliki sumber daya yang besar dan melayani 38 kabupaten/kota se-Jatim,” tegasnya.

Kolaborasi Positif Sementara itu, Direktur Utama Bank BRI Suprajarto menambahkan, bahwa perjanjian antara Bank BRI dan Bank Jatim ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi dan sinergi yang positif antara BUMN dan BUMD di sektor perbankan.

Menurutnya, persaingan dunia perbankan sangat memprihatinkan, ditambah dengan ekonomi domestik maupun global yang terus berubah. Oleh karena itu, kerjasama, kolaborasi menjadi sebuah keniscayaan supaya sektor perbankan di Indonesia dapat tumbuh secara baik dan sehat. “Jangan sampai kita berperang sendiri karena yang akan menang adalah bank asing,” ujarnya.

Bank daerah seperti Bank Jatim, tambahnya, memberikan peran bagi terciptanya pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah. “Kami akan terus mendorong dan mendukung Bank Jatim untuk terus memperluas layanan kepada masyarakat. Semoga sinergi dan kolaborasi ini memberi manfaat luar biasa bagi masyarakat seluruh Jatim,” terangnya.

BRI, jelasnya akan siap memfasilitasi Bank Jatim dalam hal subdebt (Instrumen Obligasi Subordinasi), term loan facility (fasilitas pinjaman jangka pendek), dan trade finance & international banking services, e-channel transaction, co-branding kartu, BRI Corporate Card dan BRI Cash Management System (CMS).

Sementara bidang teknologi dan kredit, BRI menyediakan layanan transaksi secara Host to Host, bidang kredit konsumer, kredit ritel dan menengah, kredit korporasi (loan syndication/ participation), Social Enterpreneurship serta Unit Usaha Syariah (BRIS).

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Jatim M. Suroso mengatakan, kerjasama yang dilakukan merupakan sebuah sejarah antara BUMN dan BUMD yang utuh dan universal. Diyakini, bentuk sinergi yang dilakukan bersama BRI akan menjadi kekuatan besar terutama dalam sektor pembiayaan baik kecil dan besar.

“Semoga perjanjian kerjasama ini bisa dijadikan inspirasi bagi Bank BPD lain di Indonesia. Kami meyakini pengalaman dan sumber daya yang dimiliki oleh Bank Jatim mampu memberikan hal positif bagi Bank Jatim dan Bank BPD seluruh Indonesia,” tutupnya. (Humas Pemprov Jatim / nif)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *