Upacara Rutin Pemerintah Kota Mojokerto, Asisten Sebut MoU Pemkot dengan LAN tentang Inovasi Publik

CB, Mojokerto – Pada kegiatan upacara Karyawan-karyawati Pemerintah Kota Mojokerto. Senin, (17/8) di halaman kantor Pemerintah Kota Mojokerto, Asisten Administrasi Umum Subambihanto selaku pembina upacara menjelaskan tentang MoU peningkatan kapasitas administrasi pemerintahan yang telah dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Kamis lalu.

Mewakili Wawali Suyitno, dalam sambutannya Subambihanto menjelaskan, dalam kerjasama ini nantinya LAN akan memberikan dukungan pengembangan administrasi negara yang merupakan lingkup dan fungsi LAN terkait pendidikan dan pelatihan, pengembangan inovasi administrasi negara serta kajian kebijakan. “Nota kesepahaman ini menjadi dasar kerjasama yang dilakukan pemerintah dengan LAN, tidak hanya pengembangan inovasi administrasi negara saja, tetapi juga dalam pengelolaan kompetensi Aparatur Sipil Negara dan riset kebijakan publik,” papar Bambi.

Lebih lanjut dijelaskannya, nota kesepahaman bersama ini memiliki nilai strategis, karena setiap unit kerja akan ikut terlibat aktif dalam pelaksanaannya untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah. “Kepada seluruh unit kerja di lingkungan pemerintah Kota Mojokerto, diharapkan agar bisa mendukung dan bersama-sama mencari terobosan dan inovasi di bidang pelayanan publik,” harapnya.

Meskipun  Kota Mojokerto merupakan kota kecil tentunya memiliki banyak tantangan dalam hal pelayanan publik. “Saat ini adalah era competitif zone, oleh karena itu harus ada inovasi-inovasi dan bukan hanya mempertahankan zona nyaman saja, karena dengan keterbatasan kadang lebih dapat menghadirkan inovasi,” tuturnya.

Selain itu, Bambi juga mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto untuk melaksanakan evaluasi pelaksanaan program kegiatan pemerintah Kota Mojokerto.  “Evaluasi kinerja ini penting untuk meninjau keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dalam kerangka perencanaan strategis, dengan melihat sejauh mana adanya kesesuaian antara program dan kegiatannya,” kata Bambi.

Bambi menerangkan, evaluasi kegiatan selain mencakup tentang isi kebijakan dan pelaksanaan kebijakan, juga menyangkut dampak kebijakan. “Apakah program kegiatan yang telah kita lakukan telah dapat dirasakan oleh masyarakat Kota Mojokerto,” terangnya.

Mengakhiri amanatnya Bambi menegaskan, setiap OPD di Kota Mojokerto wajib memiliki inovasi untuk mengatasi masaIah yang dihadapi dan terus mengawasi  inovasi agar bisa berjalan dengan baik sehingga bisa  menciptakan SDM di kota mojokerto yang berkualitas dan selalu berinovasi dalam mewujudkan Kota Mojokerto sebagai service city yang maju, sehat, cerdas, sejahtera dan bermoral.

Usai memberikan sambutan, Subambihanto didampingi Kepala Kominfo Kota Mojokerto Suhartono, menyerahkan piala dan piagam serta uang pembinaan kepada para pemenang pawai kendaraan hias Kota Mojokerto 2018. Untuk tema Kerajaan Juara 1 diraih BPPKA Kota Mojokerto (03) Juara 2 : Dinas Sosial Kota Mojokerto (59), Juara 3 : Bappeko Mojokerto (06), Tema Perjuangan dimenangkan Juara 1 : MAN 1 Kota Mojokerto (29), Juara 2 : Karang Taruna Sawunggaling (34), Juara 3 : Ngontel (25). Sedangkan tema Service city Juara 1 diraih Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (38), Juara 2 : Dinas Lingkungan Hidup (33), Juara 3 : Dinas P3A dan KB (14). (Ertin Primawati)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *