Kampung Inggris Putat Jaya Surabaya Kunjungi Kampung Kopi Jatiarjo

CB, SURABAYA –  Sebagai kawasan wisata kopi, warga di lereng gunung Arjuno ini dengan senang hati mengajak pecinta kopi untuk melihat langsung budidaya tanaman kopi  jenis Arabica dan cara mengolahnya secara tradisional.

Proses yang sangat sederhana dan cara penyeduhan kopi secara tradisional dengan tetap mengedepankan kearifan lokal membuat Anda para pencinta kopi akan memperoleh pengalaman berharga yang tak terlupakan ketika mengunjungi Wisata Kampung Kopi.

Saat kunjungan yang dilakukan oleh Direktur Kampung Inggris Putat jaya Surabaya, bersama RT 1 sampai RT 6 serta ketua RW 12 dan semua Kartar (Karang Taruna) Putat Jaya C Timur, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya,  kali ini ingin melihat langsung lokasi Kampung Kopi Jatiarjo, dengan ciri khas rasa kopinya, serta tata cara pengelolahan, untuk diterapkan di Kampung Inggris Putat Jaya (Dolly).

“ Kami berharap dengan kedatangan kami, dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan di  bidang kopi yang lagi marak usaha warkop di kota Surabaya, khususnya diwilayah sekitar doli dan jarak,  nantinya kami berharap bisa membawa perubahan sosial dan dampak dari kearifan lokal ini, “ ujar Cahyo selaku direktur didampingi Ngadiman Selaku Ketua Rw 12.

Dari tinjauan di rumah-rumah warga, biji-biji kopi pilihan yang dipetik dari kebun sendiri, disangrai dalam penggorengan gerabah, Untuk menghasilkan aroma kopi yang sedap nan wangi, digunakan tungku dengan kayu bakar.

Setelah biji kopi matang, lalu diayak hingga halus kemudian diseduh dengan air panas. Bagi pecinta manis, tinggal menambahkan gula sesuai selera.Sebagaian besar jenis kopi yang di tanam disini adalah kopi Robusta, Arabika dan ada sebagian kecil yang di tanami kopi Nangka (Liberrica).

Dari total luas kebun kopi tersebut, 360 hektar adalah lahan hutan yang menjadi hak milik warga Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, kabupaten Pasuruan, sedangkan 20 hektar selebihnya merupakan lahan kebun milik warga yang  tersebar di tiga dusun.

“ Memang terasa perbedaan rasa kopi yang kami minum disini , sebab kopi disini dijalankan dengan mengunakan cara tradisional dan tanpa bahan pengawet, semoga untuk semua teman teman sukses selalu dalam menjalankan kegiatan ini,” Kata Ngadiman didampingi Yono selaku perwakilan RT

Wisata Kampung  Kopi menawarkan beberapa paket wisata keluarga, diantaranya Tur Kebun Kopi dan Ngereweng Kopi.

Pesona wisata yang ditawarkan Tur Kebun Kopi, Anda akan diajak berjalan kaki menjelajahi kebun kopi yang penuh dengan hamparan tanaman kopi.

Termasuk diajak untuk mengetahui secara langsung tentang cara merawat kopi sehingga menghasilkan buah kopi yang sempurna.

“ Kami ingin mengembangkan potensi wisata ini,  bersama sama warga dan khususnya para pemuda agar tercipta lapangan pekerjaan yang mandiri,” ujar imam salah satu penggagas wisata kampung kopi jatiarjo.

Ditambahkan , “ nanti pada tanggal 4 november 2018 dikampung kami juga mengadakan festival kopi, monggo untuk masyarakat luas bisa menikmati kopi secara gratis disini sambil menikmati aktraksi para seniman,” imbuh Imam.

Setelah puas diajak menjelajahi kebun kopi, berikut lengkap berfoto ria dengan hamparan kopi, selanjutnya Anda dipandu Ngereweng Kopi yakni mengikuti pemrosesan pembuatan kopi.

Di sesi ini, Anda berkesempatan untuk melihat lebih dekat, bagaimana proses pengolahan biji kopi mentah menjadi kopi matang dengan aktifitas sangrai kopi tradisional yang menggunakan  alat-alat sederhana yang terdiri dari anglo dan tungku dengan bahan kayu bakar, seperti halnya yang di lakukan oleh petani kopi setempat.(bud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *