Kuryana Aziz : Pilih Pemimpin, Jangan Seperti Beli Kucing Dalam Karung

CB, Baturaja Oku – Merujuk dari SK Bupati Oku nomor : 141/459/KPTS/XXVII/2018 S.D dan nomor : 141/609/KPTS/XXXVI/2018 tentang pemberhentianĀ  pejabat kepala desa dan pengesahan pengangkatan kepala desa Oku, dualas kepala desa di Oku resmi dilantik, dengan perjuangan yang tidak mudah serta pengorbanan yang tidak sedikit, akhirnya mereka telah resmi menjabat sebagai kepala desa, dan titik awal mereka untuk memulai tugas mereka sebagai pelayan masyarakat di desa masing masing, karna masyarakat telah mempercayakan semua urusan kepada kepala desa yang terpilih.

Masyarakat tidak memilih pemimpin seperti memilih kucing dalam karung, karna sedikit banyaknya mereka mengenal watak serta kepribadian calon pemimpinya, sebab baik buruknya desa serta masyarakatnya tergantung kepada pemimpinnya. Maka dari itu 12 kepala desa yang sekarang dilantik yakni : Alendra (Kades Suka Maju), M. Subri (Kades Karang Agung), Jatmiko (Kades Sumber Bahagia), M. Abdul Haris (Kades Mekar Jaya), Harun (Kades Kedaton Timur), Al – Azhari (Kades SP 3), Marta Asdi (Kades Tanjung Makmur), Johan Safri (Kades Lubuk Kemiling), Yudastam (Kades Suka Pindah), Andinal Yusri (Kades Gunung Liwat), Rusman Taris (Kades Kemala Jaya), Ronzili (Kades Sundan). Adalah kepala desa yang dipercaya oleh masyarakatnya untuk memajukan desa dan memakmurkan masyarakatnya.Sama seperti yang dipesankan oleh Bapak Kuryana Aziz ketika pelantikan 12 kepala desa yang baru terpilih pada hari ini, Senin (01/10) di gedung kesenian, yang dihadiri oleh ; Bupati dan Wakil Bupati Oku, Kajari Oku, Dandim Oku, Kapolres Oku, Ketua DPRD Oku, Kepala Dinas Oku, Camat Oku dan seluruh Kepala Desa Oku, dalam acara pelantikan yang sederhana tapi penuh khidmat, Bupati Oku berpesan tugas awal kepala desa yang baru dilantik adalah harus menyatukan kembali masyarakat yang sempat terpecah belah akibat Pilkades, serta kades yang baru terpilih tidak boleh dendam kepada masyarakat yang ketika Pilkades tidak memilihnya,” jangan ihamkan jeme, awas kamu yang dekde mileh aku kan kupersulit urusan kamu”, seperti itu tidak boleh, harus bersatu kembali, ujarnya. (Tomi arga)

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *