Curi Barang, Dua WNA Aljazair Diadili

CB, SURABAYA – Dua warga negara asing (WNA) Aljazair Bouadjadja Abde dan Sam Photchi dengan perbuatannya karena nekat mencuri barang-barang brended, kini berurusan dengan hukum sampai menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (16/10/2018).

Dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang Anubowo menjelaskan, dua WNA Aljazair yaitu Bouadjadja Abde Hafid (24) dan Sam Photchi (30) telah melakukan pencurian di Toko H&M yang berlokasi di Tunjungan Plaza Surabaya pada Agustus 2018. “Pasal 363 ayat 1 ke-4 huruf a KUHP,” ujarnya.

Dalam aksinya, Bouadjadja dan Sam Photchi awalnya berpura-pura memilih baju di toko H&M. Ketika perhatian penjaga lengah, Bouadjadja dan Sam Photchi langsung beraksi memasukkan tiga sandal kids, sweter ladies , dress kids, sweater, sepatu, dress girl ke dalam tas ransel yang dibawanya.

Untuk menghindari agar aksinya tidak terdeteksi oleh mesin pendeteksi, Bouadjadja dan Sam Photchi memasang aluminium foil di tas ranselnya. “Penggunaan aluminium foil digunakan sehingga saat keluar melalui pemeriksaan tidak terdeteksi,” terang Jaksa Damang.

Meskipun barang jarahan tidak terdeteksi, petugas keamanan mencium gelagat mencurigakan yang ditunjukkan Bouadjadja dan Sam Photchi. Akhirnya petugas menangkap Bouadjadja dan Sam Photchi saat hendak pergi meninggalkan toko. “Dari penggeledahan diketahui kedua terdakwa telah melakukan pencurian. Petugas kemudian menyerahkan kedua terdakwa ke polisi,” kata Damang.

Kepada polisi, dalam pengakuannya Bouadjadja dan Sam Photchi, pernah melakukan aksi yang sama di Toko Zara di Tunjungan Plaza Surabaya. “Di Toko Zara kedua terdakwa mengambil kemeja dan tiga pasang sepatu merk Zara,” pungkasnya. (and)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *