DIRUT DAN PPK RSUD KARSA HUSADA PERLU DI SOROT TERKAIT PENGADAAN 2017

BATU-CB Karsa Husada Batu perlu adanya pengawasan extra ketat, di karekan Banyaknya pemenang tender pengadaan yang fiktif,  yang di adakan oleh RSUD Karsa Husada Batu di tahun 2017.

Adanya temuan tersebut tim dari koran ini sudah mencoba untuk mengkonfirmasi hal tersebut ke PPK RSUD Karsa Husada Batu, namun tanggapan dari Ibu Sas selaku PPK Karsa Husada membantah tentang adanya pengadaan yang fiktif dan alamat pemenang tender yang bisa di sebut bodong atau tidak sesuai dengan yang tercantum di LPSE pada tahun 2017 kemarin.

Dan ketika tim investigasi lapangan  menanyakan tentang apa saja yang di beli, sehingga menghabiskan anggaran negara yang tidak tangung-tanggung  13M pada tahun 2017.

Ibu sas selaku ppk RSUD karsa husada batu tidak bisa menunjukan bukti barang-barang  yang di beli pada tahun 2017 tersebut, DIRUT RSUD KARSA HUSADA DAN PPK sudah menyalahi aturan, Berdasarkan UU Nomor 14 tahun 2008 tentang informasi publik, termasuk Oknum yang telah menyimpang dari ketentuan yang sudah ditetapkan pemerintah. 

yang meminta informasi adalah seorang wartawan yang berhubungan dengan masyarakat langsung, itu namanya pembodohan publik, sehingga masyarakat tidak boleh tahu tentang tata cara kinerja pemerintahanya.

Bobroknya pemerintahan tergantung dari kinerja pejabat tersebut, sebab keterbukaan informasi public sangat diperlukan oleh masyarakat Indonesia, mengingat Undang Undang public sudah dibentuk sejak tahun 2008.(ANGGA) bersambung .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *