Peringatan HAI Tingkat Provinsi Ke-53 Digelar

CB, BATULICIN – Dalam rangka memeriahkan Hari Aksara Internasional (HAI) Tingkat Provinsi ke-53, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) bersama dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menggelar Pameran atau Bazar di Pantai Pagatan Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu.

Bazar yang diikuti oleh perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dari 13 Kabupaten/Kota se Kalsel tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kab Tanbu, H Rooswandi Salem, yang ditandai dengan pengguntingan pita, pada, Selasa (04/12) sore.

Ketua Panitia pelaksana, Hasanuddin, dalam laporannya menyebutkan pameran dan bazar yang diselenggarakan adalah dalam rangka untuk memeriahkan Hari Aksara Internasional Tingkat Prov Kalsel di Kab Tanbu.

Dikatakanya, peringatan HAI yang diselenggarakan selama 3 hari tersebut juga melaksanakan sejumlah kegiatan, diantaranya pelaksanaan perlombaan, pentas seni dan jalan sehat. Dengan tujuan untuk mempererat tali silturhmi antar penggiat pengentasan buta akasara di Kalsel.

“Dalam rangka memeriahkan HAI ini kami juga menggelar perlobaan tarik tambang, balogo, pentas seni dan jalan sehat. Dengan tujuan mempererat silaturrahmi dan meningkatkan semangat persatuan bagi penggiat pengetasan buta aksara,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kab. Tanbu, H Rooswandi Salem, dalam sambutannya mengatakan kegiatan bazar ini dinilai sangat penting dalam upaya meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat. Terutama mereka yang setiap harinya bergelut dengan dunia akademik seperti guru, pelajar dan mahasiswa.

“Kegiatan yang kita laksanakan merupakan sebuah upaya dalam menambah pengetahuan dan mencerdaskan masyarakat terutama dalam memberantas buta aksara,” katanya.

Meskipun demikian, lanjut Sekda, hari aksara bukanlah hanya milik kaum akademik saja. Akan tetapi hari aksara adalah milik semua orang, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang buta aksara.

Dikatakanya, Pemkab Tanbu telah memberikan perhatian serius terhadap masyarakat yang buta aksara, sebab diera modern ini, mereka akan dihadapkan dengan kemajuan dan perkembangan teknologi yang menuntut setiap orang bisa membaca atau melek aksara.

“Kita harus memberi perhatian serius terhadap pemberantasan buta aksara, masyarakat yang buta aksara akan sulit untuk mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat modern saat ini,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Ia berharap melalui pameran atau bazar ini, dapat menjadi salah satu cara dalam membebaskan masyarakat kita dari buta-aksara.

Disamping itu, kita juga akan mendorong peningkatan pelayanan dengan melakukan berbagai inovasi, termasuk meningkatkan penyelenggaraan pendidikan non-formal, dalam mencapai tujuan bersama, yakni peningkatan peringkat Indek Pembangunan Manusia dan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia dan khususnya di Kalimantan Selatan.

Diakhir acara, Sekretaris Daerah H. Rooswandi Salem didampingi H. Nur Hadi dan jajaran pejabat berkesempatan mengunjungi seluruh stand pameran yang mengikuti bazar hari aksara tersebut. (Jhon/Rel MC Tanbur)

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *