Gus Ipul: Fungsi Hidrologi Daerah Aliran Sungai Perlu Segera Dipulihkan

Fungsi hidrologi daerah aliran sungai (DAS) perlu segera dipulihkan. Karena kerusakan DAS berdampak multidimensi yang cakupannya luas. Pengaruhnya terhadap ketahanan air, pangan dan energi adalah fakta-fakta tak terbantahkan dan terjadi di berbagai wilayah di negara ini.

Hal tersebut disampaikan Wagub Jatim Drs. H. Saifullah Yusuf saat Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 di Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan Kampus III UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Desa Tlekung / Desa Junrejo Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Kamis (6/12) pagi.

Untuk itu, pemulihan fungsi hidrologi pada DAS dilakukan agar kondisinya bisa kembali sehat dan dapat berkontribusi bagi pencegahan bencana, serta peningkatan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Apalagi DAS itu yang dikelola adalah bentang alam dengan berbagai unsurnya yang saling terkait,” ujarnya.

Dijelaskan, DAS merupakan wadah atau ekosistem, dimana seluruh aktifitas manusia berada dengan segala dinamikanya. Bentang alam menggambarkan rajutan berbagai atribut lahan konfigurasi topografis, setting sosial, maupun budaya yang termanifestasikan sebagai sumberdaya.

“Agar sebuah ekosistem atau DAS tetap sehat dan berfungsi, maka keseimbangannya harus dijaga,” ujar Gus Ipul sapaan akrab Wagub Jatim.

Gus Ipul berharap, dengan pendekatan yang lebih holistik dalam konteks DAS, berbagai program pengelolaan sumber daya alam dapat diinternalisasikan ke dalam tata ruang. Sehingga harmonisasi program dapat dilakukan berdasarkan pertimbangan dampak dan manfaatnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul mengapresiasi langkah yang dilakukan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang melakukan penanaman pohon bersama Forkopimda dan masyarakat Kota Batu. Selain itu, kampus ini juga telah menyerahkan sebagian tanahnya untuk hutan kota. Sehingga, keberadaan UIN bisa semakin memberdayakan masyarakat.“Ini awal yang baik menjadi percontohan yang bagus untuk daerah lain. Kalau masyarakatnya diberdayakan, maka tidak ada yang memotong pohon. Harapannya ada banyak daerah yang berkunjung ke sini untuk studi banding,” katanya.

Peringatan HMPI dan BMN tahun ini digabungkan dengan Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GN PDAS) Tahun 2018 yang bertema “DAS Sehat, Sejahterakan Rakyat”.

Pada peringatan tersebut Gus Ipul bersama Wakil Walikota Batu Punjul Santoso, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jatim, Forkopimda Kota Batu, mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melakukan penanaman pohon. Gus Ipul menanam bibit pohon Bisbul.

Seusai melakukan penanaman pohon, Wagub Jatim menandatangani komitmen bersama pemulihan DAS Tingkat Provinsi Jatim. (yit)

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *