Jalan Raya Ngasinan Rusak Parah, Pemkab Gersik Tak Di Perhatikan

CB, Gresik – Banyaknya jalan rusak dan berlubang diwilayah Kabupaten Gresik, sepertinya tidak membuat pemerintah kabupaten tersebut tergugah, terdapat beberapa jalan raya yang sangat padat dilalui oleh pengendara jalan. Diantaranya, adalah Jl. Raya Ngasinan dan dipertigaan Jl. Raya Boboh sudah cukup lama rusak, namun sepertinya kedua jalan tersebut tidak mendapat respon dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Gresik.

Padahal, kedua jalan raya tersebut merupakan salah satu akses penting bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat. Banyak para pedagang dari kota Santri Gresik itu, mengeluhkan kondisi kedua jalan tersebut, mengingat mereka banyak yang menjual hasil buminya ke Kota Surabaya.
Seperti yang dikisahkan dan dirasakan salah satu pedagang Lijo (penjual keliling) hasil bumi, Ubi, Ketela, Sukun, Bote, Talas dan lainnya, yang biasanya dari hasil bumi tersebut sering mereka jajakan diwilayah Surabaya barat, diantaranya, di Perum Pondok Benowo Indah, Pakal Surabaya dan juga wilayah – wilayah lainnya.
Pihaknya, mengaku, bahwa akhir – akhir ini memang jarang berjualan diwilayah PBI dan sekitarnya, karena jalan di Gresik yang menuju ke Surabaya, di beberapa titik ada yang rusak parah. Sehingga dirinya enggan untuk berjualan di wilayah tersebut.
“Saya jarang kesini soalnya beberapa jalan yang menuju kesini kondisinya rusak, jika hujan deras kita takut untuk melewatinya, karena lubangnya selain dalam dan dagangan yang kita bawa ini berat, ada pohong, telo, sukun semuanya hasil bumi yang berat, terlebih lagi saya memakai ronjot kalau kejeglong bahaya pak,” ungkap pedagang asal Benjeng Gresik ini.
Saya berharap, lanjut pedagang, agar Pemkab Gresik segera melakukan perbaikan terhadap kedua jalan tersebut, sebelum semakin banyak korban jatuh diarea jalan tersebut, dan kami para pedagang keliling dan juga yang lainnya bisa kembali menjajakan dagangan di wilayah Surabaya.
Melihat kondisi kedua jalan raya utama tersebut, terkesan Pemerintah dan juga Dinas terkait Kab. Gresik diduga tutup mata dengan kondisi jalan rusak dan berbahaya tersebut. Pasalnya, kerusakan jalan raya tersebut sudah cukup lama, namun hingga saat ini belum ada tindakan perbaikan dari Dinas Pemerintahan setempat.
Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kab. Gresik, ketika dikonfirmasi oleh awak media dikantornya, tidak ada satupun pejabat terkait masalah tersebut yang dapat ditemui.
“Nanti saya sampaikan mas, bapak jarang dikantor sering rapat jadi ndak bisa ditemui, sedangkan pejabat yang lain juga ndak bisa, nanti biar saya sampaikan saja,” ujar pegawai Sekretariat Umum Dinas PU Kab. Gresik.
Sementara pegawai Dinas PU Kab. Gresik yang lain, mengatakan, bahwa konfirmasi melalui Sie Umum. Terkesan bahwa Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kab. Gresik Gunawan, diduga tidak bisa atau tidak mau untuk ditemui.
Jalan raya Ngasinan yang rusak tersebut diduga masuk didalam wilayah Desa Kepatihan, Kec. Menganti Gresik. Mengingat jalan raya Ngasinan itu sudah sering sekali dilakukan pengurukan oleh anggota Polisi Sektor Pakal, bahkan saat itu Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Pakal Kompol Subagyo S.Sos, sendiri turun untuk melakukan pengurukan terhadap lubang – lubang yang ada dijalan raya Ngasinan tersebut.
Menurutnya, meskipun jalan tersebut masuk dalam wilayah Kabupaten Gresik, namun dampak yang diakibatkan dari rusaknya jalan tersebut, sangat terasa hingga ke wilayah hukumnya.
“Jalan Ngasinan merupakan jalan yang berbatasan antara Gresik dengan Surabaya, dan jalan tersebut sangat ramai dan padat dilalui pengendara, jadi kalau dibiarkan terus seperti itu maka kemacetan akan terus adan dan tidak akan bisa dihindari,” tegas Perwira dengan satu melati di pundak itu.
Sementara, lanjut Subagyo, tugas kami adalah siap melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat,” jadi sebagai anggota Polri kita tidak boleh apatis, jika melihat potensi bahaya disekeliling kita maka harus tanggap, apalagi itu terkait dengan keselamatan masyarakat.
“Akibat dari kerusakan jalan itu, macet panjang sering terjadi hingga beberapa kilo, dan kasihan anggota Lantas saya di Polsek Pakal yang berdiri hingga berjam jam, dalam melakukan pengaturan kemacetan tersebut,” tutur Kapolsek yang sangat dikenal dekat dengan masyarakat wilayah Pakal ini.
Pantauan Cahaya Baru , beberapa waktu lalu sempat ada pengaspalan yang ternyata hanya menutup lubang – lubang kecil saja, yang berada disisi baratnya jalan rusak parah tersebut. Namun, untuk yang rusak parah tidak dilakukan perbaikan, dan hingga saat ini jalan raya Ngasinan masih terus dilakukan pengurukan oleh anggota Lalulintas Polsek Pakal, yang bahu membahu bersama warga Pakal dan sekitarnya. ( sis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *