Peredaran Obat Keras Jenis Pil Merk LL Di Bongkar Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak

CB, Surabaya – Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Sukses menyelamatkan masyarakat kota Surabaya, Khususnya masyarakat wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dengan menangkap seorang lelaki yang dikenal dengan sebutan ( Raja Pil Koplo ) yang sempat dijadikan daftar pencarian orang ( DPO ) atas kepemilikan Obat Keras jenis Pil Merk LL, di kediamannya, di jalan Bangunrejo Surabaya, pada hari Minggu sore, 03 / Februari / 2019.

Tersangka ber inisial NN (Laki) 40 tahun, Warga jalan Bangunrejo Surabaya.

“Kapolres, AKBP Antonius Agus Rahmanto, S.I.K., M.Si., menjelaskan kejadian ini berawal saat petugas Timsus melakukan razia kendaraan di jalan Perak Timur, mendapati seorang pengendara bermotor yang meninggalkan kendaraannya lalu melarikan diri,”terang beliau

“Sambung AKBP Antonius, kemudian anggota Timsus tersebut memeriksa kendaraan tersebut. Dan ditemukan (tiga) kantong plastik Obat Keras jenis Pil Merk LL sebanyak 3 ribu (tiga ribu butir) yang berada di dalam jok kendaraan tersebut,”ucapnya

“Masih kata AKBP Antonius, Kemudian dilakukan penyelidikan Petugas Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak melalui Hp dari saudara NN, yang diketahui tempat tinggalnya,”ujar beliau

“Selanjutnya Satreskoba mendapatkan kabar dari masyarakat bahwa tersangka NN sedang berada di rumahnya, Kasat Satrekoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Yasin SH, Memimpin Anggotanya untuk melakukan penggerebekan di kediaman tersangka, serta melakukan penggeledahan rumah tersebut, “tutur AKBP Antonius

Anggota kami berhasil menemukan dua buah tong plastik warna merah, yang didalamnya berisi Obat Keras jenis Pil Merk LL. “Selanjutnya tersangka NN beserta barang buktinya kami bawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, guna proses penyidikan lebih lanjut.”Kata AKBP Antonius kepada awak media , Kamis (07/02/2019)

“Satreskoba berhasil mengamankan barang bukti berupa : (satu) buah tong plastik warna merah berisi Obat Keras Pil Merk LL sebanyak (135) kantong plastik, @ kantong plastik berisi (1000) butir dengan total seluruhnya (135.000) butir, (satu) buah tong plastik warna merah berisi Obat Keras Pil Merk LL sebanyak (97) kantong plastik, @ kantong plastik berisi (1000) butir dengan total seluruhnya (97.000) butir, Uang tunai sebesar (800.000) hasil penjualan Obat Keras jenis Pil Merk LL, serta barang bukti (BB) yg diamankan sebelumnya berupa : Obat Keras jenis Pil Merk LL sebanyak (tiga ribu butir), (satu) unit Kendaraan Bermotor Suzuki Satria FU berwarna putih dengan Nopol L-6219-SX, (satu) buah Hand Phone Merk Samsung Warna Putih dengan no Kartu Simpati 081238088865.” Tegas AKBP Antonius

Dihadapan penyidik,” tersangka mengaku bahwa barang bukti berupa obat terlarang tersebut didapatkan dari seseorang bernama inisial MDR, yang berada disalah satu lapas di Jawa Timur dengan cara dititipi.” Akunya tersangka NN

“Sambung keterangan tersangka NN, bahwa keuntungan atau upah yang akan didapatkannya, apabila berhasil menjual atau mengedarkan smua barang terlarang tersebut, akan mendapatkan keuntungan atau upah sebesar 5 juta (lima juta rupiah),”ungkap tersangka NN kepada penyidik

“Tersangka NN Bakal dijerat dengan bakal dijerat dengan Pasal 196 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.”Pungkas AKBP Antonius . ( sis)

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *