ASISTEN PEMERINTAHAN APRESIASI KINERJA DISPENDUKCAPIL

CB, LUMAJANG – Asisten Pemerintahan Sekda Kab. Lumajang, Susiyanto, S. H., mengapresiasi kinerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab. Lumajang (Dispenduk Capil) atas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat selama ini. Hal tersebut diutarakan saat membuka Rapat Koordinasi Lintas Sektor Sinkronisasi Data Perkawinan dan Perceraian Kab. Lumajang tahun 2019, di Lantai III Nararya Kirana Kantor Bupati, Selasa (09/4/19).

Ia menilai, Dispenduk Capil mampu mengikuti irama kinerja Bupati dan Wakil Bupati dengan melakukan inovasi – inovasi terhadap pelayanan yang sudah diberikan kepada masyarakat, seperti pelayanan Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan sebagainya secara cepat.

 “Saya mengapresiasi Dinas Kependudukan karena sudah memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” paparnya.

Ia mengungkapkan, bahwa Pemerintah Kabupaten berkewajiban dan bertanggung jawab menyelenggarakan urusan Administrasi Kependudukan yang dilakukan oleh bupati dengan kewenangan melakukan pengaturan teknis penyelenggaraan Administrasi Kependudukan yang sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan.

“Berdasarkan Peraturan Mentri dalam Negeri no 19 tahun 2018, tentang peningkatan kualitas layanan administrasi kependudukan pasal 3 ayat 1, disebutkan bahwa Dokumen kependudukan yang ditingkatkan kualitas pelayanannya paling sedikit yaitu, KK, KTP-elektronik, Akta Kelahiran, Akta Perkawinan, Akta Kematian serta Surat Keterangan Pindah,”  urainya.

Asisten Pemerintahan mengatakan, kendala yang dihadapi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil saat ini adalah pernikahan siri.

Dijelaskan, bahwa Nikah Siri didefinisikan sebagai bentuk pernikahan yang dilakukan hanya berdasarkan aturan agama dan atau adat istiadat. Pernikahan ini tidak diumumkan kepada khalayak umum dan tidak tercatat resmi di KUA ataupun di Dispendukcapil.

Asisten Pemerintahan meminta, agar semua peserta ikut mensosialisasikan di tempat tugasnya  masing-masing, supaya semua warga masyarakat mempunyai identitas, sehingga data yang diterima oleh Dispendukcapil menjadi valid.

 “Saya berharap tidak ada seorangpun yang tidak terdaftar di Dinas kependudukan”, ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Lumajang Dra. Hertutik, M. Si., melaporkan bahwa, tujuan Rakor tersebut adalah menyamakan persepsi para stekeholder tentang penggunaan data kependudukan dalam hal sinkronisasi data perkawinan maupun perceraian.

Rakor tersebut diikuti kurang lebih 50 peserta, terdiri dari, OPD terkait di Lingkungan Kab. Lumajang, Sekcam, Kepala KUA serta tokoh agama se Kab. Lumajang (Hardi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *