Bupati Salwa: Bela Negara Tidak Perlu Angkat Senjata

CB, BONDOWOSO – Pemerintah kabupaten Bondowoso melalui Bakesbangpol mengadakan pelatihan bela negara bertempat di hotel Anugrah Senin kemarin,sebanyak 100 pemuda dan pemudi dari berbagai lintas organisasi mengikuti acara tersebut kurang lebih 3 hari.

Pelatihan bela negara kali ini bertujuan agar para pemuda memiliki semangat patriotisme yang tertanam didalam dirinya untuk mencintai negaranya. Bela negara tidak perlu memikul senjata di medan perang namu lebih mencintai dan memakai produk aslinya dalam negeri.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Bondowoso Salwa Arifin saat memberikan sambutan dalam acara. Menurutnya sebagai generasi penerus bangsa, jiwa cinta terhadap negara harus tertanam kuat. Sehingga rasa ingin membangun bangsa ini terpatri di jiwa mereka.

“Bela negara itu bisa dilakukan dengan cara upaya-upaya bagaimana bisa menggerakkan diri dan orang lain dalam memajukan ekonomi, pendidikan baik secara formal maupun non formal. Bisa lewat Ponpesnya atau organisasi masyarakat,” tuturnya.

Masih kata Bupati, bahwa terdapat sejumlah nilai bela negara yang perlu dipegang teguh. Salah satunya yakni mengenai cinta tanah air, dengan bisa mereplikasikannya melalui enam indikator.

“Salah satunya, yakni bangga menggunakan hasil produk bangsa sendiri. Ayo kita belanja pada produk-produk lokal di sekitar kita,” ungkapnya.

Bupati menambahkan, semangat bela negara ini merupakan kekuatan yang mahadasyat jika diikat dalam tali persatuan Indonesia. Terlebih lagi, sejarah telah membuktikan bahwa dengan persatuan Indonesia, semua tantangan dan ancaman bangsa akan bisa dilalui bersama.

“Untuk itu saya ajak semua elemen bangsa untuk membangun kebersamaan dan persatuan dalam menghadapi tantangan bangsa ke depan,” pungkasnya. (Kir,m)

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *