Gubernur Khofifah Harapkan Perhitungan Selesai Sebelum Tengah Malam

CB, SURABAYA – Proses Pemilihan Umum Tahun 2019 yang diselenggarakan di Jatim berjalan lebih cepat. Prediksinya para pemilih memerlukan waktu lima menit untuk menentukan pilihannya. Akan tetapi di beberapa titik Tempat Pemungutan Suara (TPS) berjalan lebih cepat yaitu rata-rata 1,5 menit.

“Dengan kondisi tersebut, dibeberapa titik TPS perhitungan suara bisa selesai lebih awal. Diharapkan sebelum tengah malam bisa selesai,” ujar Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat melakukan peninjauan  di TPS yang berada di lima Kabupaten yaitu Kab. Jombang, Kab. Mojokerto, Kota Mojokerto, Kab. Sidoarjo dan Kota Surabaya, Rabu (17/4).

Dijelaskan, dengan waktu 1,5 menit menjadi waktu cukup cepat jika dihitung untuk 5 kertas coblosan dengan varian Pilpres, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kab/kota dan DPD RI. Dengan demikian apabila proses penghitungan selesai lebih awal, maka proses pengiriman kotak suara ke titik selanjutnya juga akan bisa selesai lebih cepat. “Tentunya hal ini membantu sekali, dan semoga penghitungan suara bisa berjalan lancer,” ungkapnya.

Sebagai contoh saat mengunjungi TPS 8  di Dusun Santrean RT. 2 RW. 1 Kec. Tembelang Kab. Jombang, sekitar pukul 10.45 WIB, sudah terdapat 140 pemilih menyalurkan hak suaranya pada Pemilu 2019 dan di TPS ini terdapat 217 daftar pemilih tetap (DPT). Dengan fakta dilapangan seperti ini, Khofifah berharap, dari 217 pemilih tersebut, bisa selesai sebelum pukul 13.00 WIB. Kemudian istirahat dan langsung dilaksanakan penghitungan. “Kalau menurut saya, penghitungan itu bisa selesai sebelum tengah malam, mungkin lebih baik,” ucapnya.

Sehingga, kata Khofifah, pengiriman kotak kotak suara itu bisa diselesaikan pada hari ini juga, tidak sampai dini hari. Yang menurutnya, dapat memberikan kesempatan istirahat bagi yang bertugas.”Kan timnya, ada saksi, ada KPPS, semua juga dari tadi malam mungkin juga sudah gak tidur. Tapi kalau penghitungannya sampai dini hari, ya mudah mudahan berjalan dengan lancar,” tandasnya.Selain itu, Gubernur Jatim mengaku bangga, karena ada peningkatan angka partisipasi Pemilu. Sebagai contoh TPS 18 di Balai RW 08 Perum Pondok Mutiara ada sekitar 80 persen warganya yang menggunakan hak pilih. Angka tersebut semoga bisa terjadi di TPS lainnya. Pemprov Jatim sendiri, menargetkan angka partisipasi Pemilu sebesar 77,5 persen.

Khofifah juga menghimbau, agar masyarakat yang menggunakan hak pilihnya untuk tetap menjaga kondisi Jatim aman dan damai, khususnya saat proses perhitungan. Kondisi tersebut juga berkat bantuan dari TNI Polri yang terus menjaga kondusifitas Jatim. “Semoga kondisi Jatim terus terjaga kondusifnya dan selalu guyub rukun,” tambahnya.

Di hari pemilihan umum ini, Gubernur Jatim meninjau beberapa TPS di Jatim diantaranya di Kab. Jombang, Kota Mojokerto, Kab. Mojokerto, Kab. Sidoarjo dan Kota Surabaya. Adapun titik yang dikunjungi diantaranya TPS 8  di Dusun Santrean RT. 2 RW. 1 Kec. Tembelang Kab. Jombang,  TPS 07 Kelurahan Balongsari Jl. Empunala no. 35 Kota Mojokerto,  TPS 19 Jl. Raya Mlirip No. 309 Kab. Mojokerto. Gubernur juga melakukan peninjauan di TPS 18 di Balai RW 08 Perum Pondok Mutiara. Dan terakhir melakukan  peninjauan TPS 7 di Taman Bungkul Depan RS. Sumitro Surabaya. Dalam kunjungannya, Gubernur juga didampingi oleh Ketua KPU Prov. Jatim,Tim Pemantau Pusat dan Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim. (yit)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *