TERKAIT RB, JADI KEWENANGAN BKD

CB, Banyuwangi – Meski telah diatur dalam Undang – Undang nomer 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara ( ASN), yang mana pegawai ASN adalah Pegawai Negeri Sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya dan digaji berdasarkan perundang – undangan guna menghasilkan pegawai ASN yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi dan bersih dari praktek KKN
Sangat diakui bahwa pemerintah kabupaten banyuwangi terus berupaya melakukan peningkatan kinerja sekaligus memperketat disiplin terhadap para ASN dengan cara melakukan absensi menggunakan sistem check clok sebanyak 3 ( tiga) kali dalam setiap harinya.

Sehingga para ASN dapat tertip disiplin dalam bekerja serta menjadi ASN yang handal dan profesional.

Namun demikian, realita yang ada dan terjadi di pemerintahan kabupaten banyuwangi, masih banyak ASN yang dinilai masih mengabaikan Undang – undang tersebut. Padahal aturan yang terkandung didalam Undang – Undang nomer 5 tahun 2014 tersebut, sangatlah mengikat. Karena di dalamnya juga terkandung berbagai macam sangsi – sangsi bagi ASN yang mengabaikan. Apalagi yang melanggarnya.

Dari berbagai informasi dan pantauan Media ini bahwa dalam beberapa bulan terakhir ini di berbagai SKPD, masih banyak ASN yang kurang menjunjung tinggi disiplin dalam melaksanakan tugasnya. Termasuk tugas – tugas dari pimpinan. Bahkan ada salah satu oknum ASN yang dalam tiap harinya ditengarai dan diduga kuat kerjanya hanya check clok tanpa melaksanakan tugas dari pimpinan sesuai dengan tupoksinya.

Salah satu contoh, salah satu oknum ASN berinisial RB yang bertugas di BAKESBANGPOL Kabupaten Banyuwangi, yang mana, selama ini sejak dirinya Mendapat kewenangan tugas dari Bupati, Dirinya dianggap belum pernah melaksanakan tugas ” Seingat kami, mulai RB tugas disini ( BAKESBANGPOL) setau kami, RB masuk kantor check clok terus keluar, masuk kantor, check clok terus keluar, begitu terus. Masalah melaksanakan tugas atau tidak, kami tidak tahu, tolong tanyakan langsung pada pimpinan “. Kata beberapa oknum ASN di BAKESBANGPOL senada.

Sementara Nyoman Widie, Seketaris Bakesbangpol Kabupaten Banyuwangi, terkait masalah RB, mengatakan ” Masalah itu sudah ditangani Aparat Penegak Hukum ( APH) kabupaten, yaitu Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah ( BKD) dan sekarang tinggal menunggu finalnya saja. Sebenarnya, kalau berbicara tentang itu, sangat sensitif. Lebih baik konfirmasi langsung ke Inspektorat dan BKD. Karena, semua itu sudah menjadi kewenangannya “. Anjur Nyoman.

Disisi lain, beberapa kali media ini berusaha menemui RB di kantornya guna konfirmasi tentang kebenaran persoalan tersebut masih belum berhasil ( Imm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *