Pengumuman Dan Pengkuhan Siswa Alumni Kelas XII SMKN 1 Sei Loban Angkatan XII 2019

CB, Tanah Bumbu – Prosesi pengkuhan siswa alumni kelas XII SMKN1 Sei Loban, Tanah Bumbu, Kalsel dilaksanakan diaula SMKN Sei Loban, Selasa (14/05/19).

Berjumlah 86 orang siswa alumni kelas XII angkatan ke 12 tersebut dari 3 program keahlian yaitu Jurusan Akuntansi, Jurusan Agribisnis Tanaman Perkebunan dan Jurusan Multimedia mengikuti prosesi pengukuhan serta pengumuman kelulusan USBN tahun 2019 dan sekaligus sebagai momen perpisahan. Turut hadir ketua MKKS SMK se Kabupaten Tanah Bumbu, Ribut Giyono, S.Pd.MM, Dedi Suhariyadi sebagai tuan rumah, para kepala SMK Tanah Bumbu, para orang tua siswa kelas XII, para pendiri SMKN1 Sei Loban dan Ustadz Hairuddin, S.pd sebagai penceramah.

Dedi Suhariyadi, S.Pd mengapresiasi atas kehadiran orang tua siswa guna menerimakan SKHU putra putrinya dan Dedi juga mengapresiasi kedua tokoh pendiri SMKN1 Sei Loban yaitu Nurjali,S.Pd dan Yoyo Iswanto, S.Pd yang turut berhadir. Dedi berharap para alumninya akan mudah mendapatkan pekerjaan karena mereka sebelumnya telah terdidik dgn keahlian jurusan masing masing.

Ketua MKKS SMK Tanah Bumbu, Ribut Giyono. S.P.d.MM pada kesempatan itu mengatakan bahwa pada tahun 2005 yang silam SMKN1 Sei Loban adalah SMK kecil yang sedang mengejar murid karena dulu orang enggan masuk sekolah di SMK.

Tapi dari tahun ke tahun perkembangan SMK di Tanah Bumbu mengalami kemajuan yang amat pesat, saat ini sudah terdapat jumlah 18 SMK di Tanah Bumbu, 7 SMK Negeri dan 11 adalah SMK Swasta dan terdapat total jumlah siswa 7000 dari seluruh SMK di Tanah Bumbu, tuturnya. Sebelumnya warga di Kecamatan Sei Loban harus bersekolah diSMK Batulicin tapi dengan berdirinya SMKN1 Sei Loban maka masyarakat sekitarnya tidak perlu lagi sekolah diluar Sei Loban.

Para kesempatan itu Ribut Giyono mengharapkan agar para alumni akan menjadi lulusan yang handal, sebagai generasi emas yang berakhlak. Diharapkan mereka akan mampu mengelola kekayaan sumber daya alam yg tidak perlu dikelola orang luar, dengan skill jurusan ATP maka mereka sudah memiliki ketrampilan di bidang pertanian/perkebunan yang lebih canggih jika dibandingkan orang tuanya yang hanya berkebun secara tradisional, ungkap Ribut.

Pada kesempatan itu dihadapan orang tua siswa Ribut bercerita tentang pengalamannya ketika berkunjung ke Australia, ketika itu dia melihat kemajuan di bidang pertanian di negara kangguru itu yang kiranya dapat di jadikan contoh untuk pertanian/perkebunan di Tanah Bumbu, ungkapnya. (Jhon)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *