Terkait Toko Modern Langgar Perda, DPRD Gresik Desak Bupati Keluarkan SK Moratorium

CB, Gresik –  Kita menunggu SK dari Bupati terkait moratorium untuk toko modern yang melanggar Perda Gresik,kata Wakil Ketua DPRD Gresik Mohammad Safi’i AM di ruang kerjanya pada Senin (13/5/2019).

Disampaikannya, dewan kemarin rapat BANMUS membahas itu tapi kita berikan ke komisi 2. Untuk dibahas supaya menghasilkan rekomendasi kepada Bupati.

Rekomendasi tersebut, jabarnya  stop untuk pemberian izin yang baru, terbitkan SK Bupati tentang pendirian tokoh modern, dan  moratorium selama berapa tahun tertuang di SK itu.

” Pimpinan meminta ke komisi 2, agar segera adakan rapat kerja. Hasilnya jika tidak ada respon nanti komisi yg akan merespon,” jelasnya.

Dasarnya pendirian ini dinilai sudah cukup,lanjut M. Safi’i AM pertimbangan kami ada keluhan dari masyarakat terkait tumbuhnya ritel pasar modern merugikan masyarakat.

Dirinya mewanti-wanti kepada pemerintah Kabupaten Gresik, jikalau tidak ada tindak lanjut maka pihak dewan akan rapat kerja lagi memanggil pihak terkait.

” Kalau ada tanda-tanda tidak ada keseriusan dan tindaklanjut  berarti Bupati tidak pro pada rakyat kecil. Kami niatnya baik,” tandas Wakil Ketua DPRD Gresik asal Fraksi PKB.

Kalau diam saja bupati tidak peduli pada masyarakat, dimana tegasnya. Pimpinan DPRD dalam surat itu  mendesak agar bupati menerbitkan SK moratorium. (rud / sis)

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *