“Rembug Desa” Kecamatan Pacet Tahun 2019 : Wujudkan Pacet Kota Idaman

CB,  Mojokero – “Pacet Kota Idaman” atau kepanjangan dari Pacet Kota Wisata Indah Damai dan Nyaman, menjadi misi dan target pembangunan Kecamatan Pacet ke depan.

Misi yang disampaikan Camat Pacet Malik, mendapat respon positif dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Mojokerto pada acara rembug desa bersama Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, di area Mojo Kembangsore Park Pacet.

“Misi kami adalah membuat Pacet Kota Idaman dengan visi peduli, cepat tanggap, empati dan bertanggung jawab. Terimakasih pada Kabupaten Mojokerto yang terus memberi bimbingan dan arahan. Terutama atas BK Desa yang diberi, sehingga Kecamatan Pacet kian diperhitungkan di semua bidang dengan segala potensinya,” beber Malik, Rabu (12/6) pagi.

Kecamatan Pacet sebagai salah satu ceruk pariwisata andalan Kabupaten Mojokerto, memang diprioritaskan. BK Desa tahun anggaran 2019 untuk Kecamatan Pacet juga digelontor secara maksimal.

Ada 5 desa yang menerima bantun BK Desa. Antara lain Desa Tanjung Kenongo dan Cembor masing-masing Rp 700 juta, Sajen dan Padusan masing-masing Rp 500 juta, hingga Desa Petak yang diguyur bantuan mencapai Rp 1 miliar.

Ditambah beberapa kegiatan pembangunan lainnya seperti contoh peningkatan jalan Kembangbelor-Claket tahap dua, jalan Bulak Kunci-Bendunganjati dan sebagainya, dengan total nilai bantuan mencapai Rp 26 miliar lebih. Kesemuanya dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur dan sarana prasana penunjang.

Wakil Bupati Pungkasiadi, dalam arahannya menjelaskan potensi luar biasa Kecamatan Pacet sehingga bisa berkembang pesat.

“Kecamatan Pacet memang kita prioritaskan sebagai destinasi wisata. Pembangunannya kita genjot, karena memang sangat potensial. Ubalan, Coban Canggu, Mojo Kembangsore Park, dan beberapa destinasi wisata lagi semuanya harus selesai tahun ini. Jika desa maju, itu artinya Pemerintah Daerah sukses dalam menjalan tugas dan tanggungjawab menyejahterakan,” kata wabup.

Dengan semua potensi tersebut, Kecamatan Pacet juga terus berbenah dengan membuat banyak inovasi pada tata kelola pemerintahannya. Diantaranya Tutorial Audiensi Perangkat Desa dan Kades Spontan atau disingkat Tape Ketan, Duduk Bareng Bersama Pimka dalam Rangka Antisipasi Cerita Terkini (pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan) atau disingkat Duren Pacet, juga ada Kripik Kemiri atau kepanjangan dari Kriminal Pidana dan Kekerasan dalam Rumah Tangga Dikendalikan dan Tidak Kemari.

Rembug desa sekaligus halal bihalal kali ini juga dihadiri segenap jajaran OPD, serta Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi. (Ertin Primawati)

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *