NANIK PIMPIN APEL SEBELUM HALAL BI HALAL

CB, Banyuwangi – (Rabu, 12 juni 2019) atau tiga hari para ASN aktif masuk kerja pasca libur Idzul Fitri, jajaran pemerintah kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi nampak layaknya sebuah keluarga besar. Yang mana antara yang satu dengan yang lainnya, baik itu pejabat, staf ataupun warga tidak nampak terjadi kesenjangan. Semua terlihat membaur dan menyatu layaknya keluarga.

Hal ini terjadi karena adanya moment Halal Bi Halal yang rutin dilaksanakan di setiap bulan syawal oleh pemerintah kecamatan Rogojampi di pendopo kecamatan bersama FORPIMKA. Diantaranya, Kapolsek beserta anggotanya, Danramil beserta anggotanya ,Kepala desa se kecamatan rogojampi beserta perangkatnya, kepala puskesmas, pengairan, satkordik dan pejabat instansi lainnya.

Dalam rangkaian acara, diawali dengan cek kesehatan kepada yang hadir yang di fasilitasi oleh dokter dari puskesmas gitik dan gladag kecamatan rogojampi banyuwangi dan dilanjutkan Apel bersama di halaman kecamatan rogojampi dengan Inspektur upacara Camat Rogojampi Nanik Machrufi.

Dalam sambutan awalnya,  Nanik Machrufi menyampaikan ” Dengan hati yang tulus dan ikhlas, saya selaku Camat Rogojampi, selama berbaur,  bersaudara,  berkomunikasi dan berkoordinasi dalam rangkaian kegiatan terjadi kesalahan dalam berbagai hal, baik disengaja maupun tidak disengaja, saya mohon maaf lahir dan batin “. Tuturnya.

Lebih lanjut Nanik Machrufi. Menerangkan bahwa sebagai ujung tombak pemerintah itu,  rogojampi harus kuat dan tegas. Tidak boleh lemah dan tidak boleh putus asa. Rogojampi harus jenggirat. Artinya rogojampi harus bangkit dan lebih bersemangat .

Ditambahkannya, dalam moment ini dirinya berharap ada sinergi yang solid. Tidak ada kesombongan, rasa iri dengki bahkan tidak perlu gengsi menerima kritik dari bawahan atau dari manapun sekaligus saling sama – sama membuka diri.

Disisi lain,  Nanik mengingatkan bahwa tidak lama lagi akan dilaksanakan pilihan kepala desa secara serentak tanggal 9 oktober 2019 ,yang mana suhu politiknya lebih hangat dibandingkan pilpres dan pileg. Oleh karena itu dihimbau agar semua perangkat desa bertindak netral. Tidak terlibat politik praktis,  pihak sana pihak sini.

Usai apel, semua yang hadir tidak langsung bubar. Melainkan membentuk formasi barisan yang mengulan dan bersalam – salaman saling maaf memaafkan satu sama lain. Selanjutnya menuju pendopo kecamatan guna mengikuti Tauziah dari KH. Ahmad Sidiq,  pengasuh pondok pesantren Al Anwani Keluraran Kertosari Banyuwangi.

Dalam Tauziahnya,  secara singkat dan padat,  KH Ahmad Sidiq menyampaikan bahwa agar manusia itu berbahagia di dalam menjalani hidup dan selamat dunia akherat itu harus memperbanyak sodaqoh,  meningkatkan silaturrohmi, saling memaafkan dan berbakti kepada orang tua.  (Imm).

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *