Service HP, Wajah Anak Putat Jaya Dan Doli Kembali Ceria

CB ,SURABAYA – Ada rasa khawatir dan ceria diwajah peserta pelatihan servis handphon saat pertama kali warga terdampak lokalisasi doli dan jarak ini memegang alat solder dan peralatan servis hp lainya.

Sesekali peserta anak anak  ini bertanya pada pengajar materinya untuk membuang keraguanya dalam menservis hp yang notabene barang baru buat kalangan remaja ini.(6/7/2019).

“Pak Dedi apa begini cara mensoldernya,” Tanya Nia

“Perhatikan dengan seksama dan teliti lalu perlahan disolder,ya begitu caranya,”Kata Dedi Suryadi saat memberikan arahan dengan penuh sabar pada anak didiknya.Pelatihan service hp yang diadakan oleh Dinas Sosial Kota Surabaya bekerjasama dengan PTC yang dipandegani oleh Dedi Suryadi bersama Diki dan tenaga pengajar lainya sevisi dan semisi dalam mencerdaskan anak bangsa melalui program pelatihan berbasis kinerja langsung .

Program anjal dan warga tidak mampu menjadi prioritas dalam pelatihan service hp walaupun tidak menutup kemungkinan untuk umum yang berkeinginan belajar service hp.

“Kami kali ini memprioritaskan pada anjal dan warga tidak mampu dalam pelatihan kali ini,apalagi disekitar wilayah terdampak lokalisasi doli dan jarak ,kami rasa antusiasnya dalam mengikuti program ini sangat tinggi sekali,sampai kami batasi sesuai kesepakatan kami antara Pemkot Surabaya dengan pihak kami karena sesuai anggaran, hal ini menunjukan bahwa  tingginya minat warga terdampak pada program pelatihan yang bersentuhan langsung dalam kehidupan mereka,” Ujar Dedi.

Sambutan dari beberapa tokoh masyarakat sekitar termasuk penggurus kampung sangat mendukung program tersebut.“Saya atas nama RW 12 dan para Ketua RT serta warga sangat bertrimakasih kepada dinas sosial Kota Surabaya dan Bapak Dedi selaku penyelengara pelatihan servis hp bagi warga kami, dan kalau bisa bekas tempat wisma Barbara doli yang sekarang dibuat pembuatan sandal dan sepatu,bisa juga dibuat sebagai tempat pusat service hp se surabaya,penjualan dan ukm kami, kami sangat berharap pada Pemerintah Kota bisa mendengar dan merelisasikan keinginan kami,agar perekoniman warga kami bangkit kembali,”ujar Ngadiman Ketua RW 12 Putat Jaya C Timur.

Pelatihan servis hp berlangsung selama sepuluh hari di ikuti oleh 25 peserta dari kalangan remaja anjal,dan warga tidak mampu bertempat dibalai RW 3 Putat Jaya.(bud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *