Luncurkan BLUD Plus, Gubernur Harap IPM Jatim Terus Meningkat

CB, KAB. PACITAN – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa secara resmi meluncurkan program Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Plus di SMK Negeri 2 Donorojo, Kab. Pacitan, Minggu (7/7) sore.

Melalui peluncuran tersebut, dirinya berharap agar Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Timur, khususnya di Kab. Pacitan terus meningkat.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu mengatakan, program BLUD sendiri sudah sejak lama digalakkan Pemprov Jatim. Namun yang berbeda dengan program BLUD Plus kali ini adalah dihadirkannya sektor swasta, yakni Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) dalam pelaksanaanya.

“BLUD Plus yang merupakan pertama kali di Jawa Timur ini, diharapkan ada sesuatu yang memberi signifikansi terhadap PR (pekerjaan rumah) Jawa Timur hari ini yaitu meningkatkan IPM,” terang Gubernur Khofifah.

Dirinya mencotohkan, berdasarkan data rata-rata lama sekolah siswa di Kab. Pacitan adalah 7,19. Nilai itu tidak jauh dengan rata-rata lama sekolah di Jawa Timur yaitu 7,34. Hal itu secara langsung berdampak pada nilai IPM di Jatim. Oleh sebab itu, sebut Gubernur Khofifah, dibutuhkan kerja ekstra semua pihak untuk bisa mendongkrak IPM di Jatim.

“Kita membutuhkan strong partnership dengan semua pihak, private sector maupun elemen strategis seperti pemkab dan pemkot, disertai kerja keras untuk mendongkrak IPM Jawa Timur,” ujarnya.

Kerja ekstra yang dimaksud, terang Gubernur Khofifah, termasuk tidak menutup pintu kerjasama dengan pihak luar. Tujuan utamnya tidak lain untuk percepatan pertumbuhan IPM.

“Jika ada private sector yang ikut menyisir kerjasama dengan pemkab/pemkot rasanya akan mendorong percepatan peningkatan IPM Jatim,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, Gubernur Khofifah berharap, agar YMA-MDR bisa melakukan pendampingan program hingga tuntas. Mulai dari proses pelatihan, pengolahan hingga persiapan pemasaran baik kepada siswa pelatihan maupun masyarakat sekitar.

“Saya yakin bahwa dari keluarga besar Astra, akan melakukan pendampingan sampai tuntas. Tuntas yang dimaksudkan adalah jejaring marketnya juga,” ungkapnya.

Ditempat yang sama Dr. Hudiyono M.Si Plt Kadis Pendidikan Jawa Timur memuji langkah gubernur Jawa Timur yang meluncurkan program BLUD Plus. Program ini menurut Hudiyono akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas anak didik. khususnya siswa SMK yang memang di didik untuk memiliki keahlian dan keterampilan khusus. Dengan demikian lanjut Hudiyono lulusan SMK bisa langsung terserap oleh lapangan kerja atau para lulusan SMK bisa mandiri dengan membuka usaha sendiri dengan bekal keahlian dan keterampilan yang mereka peroleh selama di SMK.Sementara Bupati Pacitan, Indartanto menyampaikan, bahwa dirinya sangat berterima kasih terhadap peluncuran program tersebut di Kab. Pacitan. Dirinya berharapan program BLUD Plus tersebut semakin meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di wilayahnya.

“Diharapkan nantinya SDM di Pacitan lebih maju dan mudah-mudahan bapak SBY kedua bisa tumbuh dari Pacitan,” harapnya.

Sementara itu, SMKN 2 Donorojo Pacitan bersama YMA-MDR akan memfokuskan pada pembelajaran tentang pengolahan buah kelapa lokal menjadi komoditi bernilai jual tinggi. Sebagai langkal awal, telah dibuka satu jurusan baru yaitu Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) yang salah satu produk utamanya adalah Virgin Coconut Oil (VCO).

Ketua Pengurus YPA-MDR, Herawati Prasetyo berharap, semua sarana prasarana yang telah dibangun dapat menunjang proses belajar mengajar. Termasuk dapat meningkatkan semangat belajar para siswa untuk produktif, handal dan mandiri.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu proses pembangunan gedung sekolah yang telah berdiri tegak, kokoh dan indah untuk dioperasikan sebagai sekolah vokasi yang handal dan berfungsi sebagai tempat yang produktif di bawah bendera BLUD Plus,” pungkasnya. (hpo).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *