Polrestabes Surabaya Kembali Tembak Mati Pelaku Curas

CB, Surabaya – Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali menembak mati pelaku curas yang kerap beraksi di kota Surabaya. Pelaku ditembak mati karena melawan saat mau ditangkap polisi.

Pelaku yang ditembak mati diketahui bernama Zainal Fanani (32) Warga asal Dusun Nambangan RT 34 Ngimbangan Mojosari Mojokerto Jawa Timur

Zainul Fanani ditembak mati oleh petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya pada hari ini Rabu tanggal 10 Juli 2019 sekitar pukul 12.00 WIB.

Pelaku terkenal sadis dan sering melukai para korbannya dalam melakukan aksi kejahatan dijalanan. Dia tidak segan segan melakukan perampasan dengan sasaran seorang wanita. Bahkan pelaku juga sering melakukan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) didaerah Lakarsantri Surabaya.

Berdasarkan catatan kriminal di Kepolisian. Pelaku sudah beraksi di puluhan wilayah di Kota Surabaya maupun diluar Kota Surabaya

Pelaku tewas setelah tertembus peluru aparat dan mengenai bagian dadanya. Pada saat kejadian, polisi mendapatkan sejumlah barang bukti, 5 dompet, 2 Tas, HP, 43 buah kartu ATM, satu unit sepeda motor Honda Beat, 4 buah plat Nopol, 1 buah senjata tajam jenis pisau penghabisan.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran saat konferensi Pers menjelaskan, sekitar tanggal 27 Juni 2019 lalu, pelaku melancarkan aksinya dengan menjambret seorang ibu ibu didaerah Darmo Permai Surabaya. Kejadian itu dilaporkan ke Mapolrestabes Surabaya.

Setelah mendapat laporan, petugas Unit Jatanras Polrestabes Surabaya langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan atas kasus Curas yang ada di Surabaya khususnya diwilayah Surabaya Barat.

Usaha polisi tidak sia sia dan membuahkan hasil dengan menangkap pelaku Zainul Fanani. Dia merupakan pelaku curas yang sering meresahkan masyarakat. Barang dari hasil kejahatannya digunakan untuk membeli narkoba,” kata Sandi.

Saat dilakukan penangkapan, pelaku berusaha melawan kepada petugas.Tidak mau ambil resiko, polisi mengambil tindakan tegas dengan menembak pelaku,” ujar Sandi Nugroho Rabu (10/07/2019) .

Sandi menambahkan, tindakan tegas yang diambil oleh petugas Satreskrim Polrestabes Surabaya sebagai bentuk keseriusan dalam memberantas pelaku kriminal di kota Metropolis.

Perwira dengan pangkat tiga melati dipundak ini menghimbau kepada para pelaku kriminal, jangan coba coba beraksi di Surabaya. Kami tidak kompromi dengan para palaku kejahatan dan pasti ditindak tegas,” pungkasnya. ( sis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *