Kaum Milenial Dukung Cawali Trisna

CB,SURABAYA – Kaum milenial di Surabaya yang tergabung dalam Ponsel Training Centre (PTC) Indonesia mendukung pencalonan Trisna Nugraha sebagai Calon Walikota Surabaya.

Anak-anak muda milenial menilai, saat nya Kota Surabaya ini dipimpin oleh anak muda, sehingga kedepannya Walikota Surabaya yang terpilih mampu membawa kota ini maju secara Sumber Daya Manusia (SDM) yang berbasis teknologi.

Ketua PTC Indonesia, Dedy mengatakan, Surabaya sangat butuh figur muda yang milenial sehingga kota Surabaya ini menjadi kota dunia, yang mampu meningkatkan ekonomi dan SDM handal masyarakat nya.

“Kota Surabaya saat ini sudah leading, tapi jika dipimpin kaum muda milenial kami yakin Kota Surabaya kedepan semakin maju pesat karena SDM masyarakat nya.” ujarnya kepada wartawan di Surabaya, (22/7/19).

Dedy menjelaskan, banyak milenial di Surabaya yang masih belum mendapat tempat untuk proses kreatifitas dan inovasi, hal ini perlu adanya dukungan dari Pemkot Surabaya.

Ruang-ruang kreatifitas milenial masih terbatas di kampus-kampus, sekolah, gedung kesenian, tapi minim mendapat ruang publik untuk mengembangkan inovasi dan kreatifitasnya diluar lembaga formil seperti kampus dan sekolah.

“Dengan Walikota yang berjiwa pemimpin milenial saya yakin ruang-ruang kreatifitas publik akan semakin diperlebar dan diperbanyak.” jelas Dedy.

Saat ditanya sosok Trisna Nugraha yang seorang jurnalis, Dedy mengatakan, siapapun warga negara berhak mencalonkan diri maju dalam setiap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), bahkan Pemilihan Presiden sekalipun semua rakyat memiliki hak.

Hanya saja, kata Dedy, bagaimana melihat skill dan kemampuan memanejerial sebuah pemerintahan di era milenium saat ini, tentu membutuhkan rekam jejak dan pengalaman dalam berinteraksi dengan masyarakat dari semua segmentasi sosial, ini yang sangat dibutuhkan warga Kota Surabaya.

Profesi wartawan atau jurnalis, terang Dedy, yang maju ikut Pilwali Kota Surabaya tahun depan, jelas memiliki trac record dan pengalaman sosial yang sangat baik.

“Karena seorang jurnalis memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan siapapun, dan memiliki visi jauh kedepan dalam persoalan kota dan bisa memframing masa depan Kota Surabaya ini.” kata Dedy.

Sosok Trisna Nugraha yang mantan  reporter Radio Bisnis Surabaya Pas Fm dan Prima Radio, tambah Dedy, bisa saja mampu memimpin kota Surabaya, karena pengalaman saat menjadi reporter sangat paham dengan segala macam seluk beluk warga, pejabat pemerintahan, pengusaha, politikus, budayawan, praktisi, akademisi, dan lain sebagainya.

“Jika seorang jurnalis terpilih menjadi Walikota Surabaya, tentu planing membangun kota atau Development City Plan arahnya sangat jelas, dan pastinya termitigasi dengan sangat baik.” ungkapnya. (Bud)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *