Jaringan Sabu Internasional Gunakan Modus Baru

CB,Surabaya – Pengungkapan Sabu jaringan internasional semakin cangih modusnya dengan mengunakan furniture

Wisnu menuturkan penangkapan jaringan ini termasuk pertama kalinya. Karena memakai jaringan atau perusahaan lain sebagai pendukung penyelelundupannya.

“Jadi ini modusnya termasuk baru yang kami temukan. Karena digunakan furniture sebagai pengelabu. Dan dibalik furniture itu ada narkotika tadi yang sudah kita perlihatkan,” tutur Wisnu.(9/8/2019).

“Untuk sindikat atau jaringan ini pertama kali kita melakukan penangkapan. Karena jaringan ini disupport perusahaan-perusahaan lain yang bukan bergerak di bidang itu (narkoba) termasuk perbankannya dan lain-lain. Nanti kita akan ungkap semuanya. Bagaiaman nanti jaringan ini disupport oleh jaringan lain sehingga kami menyebut afisiliasi itu kami menyebut adalah sindikat,” ujarnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa BNN Jatim Berhasil ungkap jaringan sabu internasional

Wisnu menjelaskan, sabu yang disita ini berasal dari Malaysia dan masuk ke Indonesia melalui Sampang, Madura.

“Jadi barang ini dari Malaysian kemudian masuk melalui Sampang Madura. Kita bisa melakukan pemutusan di situ dan di situ kita mengungkap,” jelasnya.

Sedangkan untuk lokasi penangkapan, lanjut Wisnu, berada di dua lokasi yakni Jalan Raya Stadion Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo dan Jalan Banyu Ates Kabupaten Sampang, Madura.

“Kita tangkap sekitar pukul 13.00 di dua lokasi di Sidoarjo dan Sampang beserta 4 tersangka,” tukasnya.

Empat tersangka itu masing-masing FR warga Sidoarjo, IW warga Balikpapan dan AS berasal dari Bangkalan. Sedangkan satu lainnya seorang perempuan dengan inisial HK beralamat di Sidoarjo.

“Untuk barang bukti non-narkotika yang kita amankan 1 unit pickup Grandmax warna hitam, 1 unit mobil Xenia warna hitam dan sebuah ponsel,” pungkas Wisnu.(zae/ln)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *