DPRD Kab. Sampang Gelar Rapat Paripurna Terhadap Raperda Tentang Perubahan APBD Tahun 2019

Pelaksanan Rapat Paripurna DPRD kabupaten Sampang bertempat Di Aula Graha Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Sampang

CB, SAMPANG — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pamandangan Umum Fraksi – fraksi Terhadap Raperda Tentang Perubahan APBD Kabupaten Sampang Tahun 2019  dan jawaban Bupati Sampang, bertempat Di Aula Graha Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Sampang pada Rabu (19/08/19) kemarin.

Sebelum rapat di mulai diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan di ikuti oleh seluruh undangan yang hadir dalam rangka rapat paripurna penyampaian pemandangan umum fraksi – fraksi terhadap raperda tentang perubahan APBD Kabupaten Sampang Tahun 2019. Dilanjutkan dengan pembacaan do’a.

Agenda tersebut di pimpin dan di buka langsung oleh Ketua DPRD Sampang Juhari, di hadiri pula oleh Bupati Sampang H Slamet Junaidi dan Waki Bupati H Abdullah Hidayat, Wakil Ketua DPRD Sampang H Abdus Salam dan anggota DPRD lainnya, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sampang.

Rapat paripurna dari anggota DPRD Kabupaten Sampang perwakilan masing-masing Fraksi menyerahkan pandangan umumnya kepada Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan jawaban Bupati sampang melalui ketua DPRD Sampang.

Sementara, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengatakan berdasarkan hasil evaluasi rancangan APBD Tahun 2019-2020 perubahan itu untuk menyingkronkan dengan program ptioritas atau program masyarakat.

“Kita singkronkan dengan program prioritas, program yang pro masyarakat. Dan barusan kita sudah serahkan hasil rapat perubahan Raperda,” ungkapnya

Ia menambahkan, jumlah pendapatan anggaran daerah ( PAD) kabupaten sampang di Tahun 2019 – 2020 semakin meningkat hingga Rp 13 M, sehingga perlu di lakukan perubahan utamanya dalam bidang pembangunan infra stuktur kecuali dana hibah yang konsumtif.

“Banyak yang dilakukan perubahan seperti infrastuktur dan lain-lain, yang jelas kita hindari untuk dana hibah konsumtif, karena kita prioritaskan hibah yang produktif,” imbuhnya. (die)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *