Target DPC PDIP Surabaya untuk Alat Kelengkapan Dewan

CB, SURABAYA – DPC PDIP Surabaya telah mengirimkan struktur terkait susunan Fraksi untuk DPRD Surabaya, sebagai jawaban atas surat Sekretariat DPRD Surabaya dalam rangka pembentukan fraksi.

Hal ini disampaikan Adi Sutarwijono Ketua DPC PDIP Surabaya, yang mengatakan bahwa nama-nama yang tercatat sebagai pengurus fraksi PDIP merupakan hasil rapat DPC beberapa hari lalu.

Menurut Cak Awi-sapaan akrab Adi Sutarwijono, nama-nama tersebut diantaranya Baktiono sebagai Ketua, Budi Leksono wakil ketua, sekretaris Anas Karno, dan bendahara ditempati Dyah Katarina, dan 11 yang lain menjadi anggota.

“Itu kami lakukan agar PDIP segera mengirim surat soal susunan fraksi kepada sekwan DPRD. Jika dikemudian hari ada perubahan dari DPP maka kami akan segera menyesuaikan, karena apapun yang menjadi keputusan DPP kami wajib menyesuaikan,” ucapnya. Kamis (29/08/2019)

Disinggung soal posisi di alat kelengkapan dewan DPRD Surabaya untuk PDIP, Awi menerangkan bahwa parti akan menentukan melalui keputusan kolektif di dalam rapat rapat DPC.

“Karena pengisian alat kelengkapan dewan itu menjadi domain DPC, sehingga diharapkan akan banyak pertimbangan, sehingga nanti bisa saling mendiskusikan di rapat DPC itu,” terangnya.

Hanya saja, kata Awi, sampai hari ini pihaknya belum pernah membahas soal alat kelengkapan dewan di DPRD, karena tarafnya masih kepimpinan sementara. “Kami masih menunggu penetapan Ketua yang definitif,” tandasnya.

Ditanya soal loby-loby dengan fraksi lain, Awi mengatakan jika pihaknya juga belum melakukannya, tetapi kalau masih taraf pendekatan memang sudah dilakukan. Itupun dengan semua partai

“Saya menangani secara bersama-sama, artinya banyak teman yang terlibat, maka dalam rapat DPC itulah nanti kita akan mendapatkan laporan-laporan dan pertimbangan-pertimbangan,” tuturnya.

Namun Awi juga menegaskan bahwa PDIP telah memiliki target sejak awal, yakni komposisi yang sama seperti periode sebelumnya, karena jumlah kursinya sama, yakni mengambil posisi wakil ketua Komisi A, wakl ketua komisi B, ketua komisi C, ketua komisi D serta wakil ketua Badan Kehormatan (BK)

“Target komposisi ini telah saya sampaikan sejak awal, kemudian di share dengan partai-partai lain yang ada kecocokan koalisi dengan PDIP,” pungkasnya. (bud)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *