PT Trisna Karya Diduga Abaikan UU K3 Dalam Mengerjakan Pembangunan Revitalisasi Pasar Baru kota Probolinggo

CB, Probolinggo – Diduga kuat hanya untuk meraup keuntungan yang besar, sejumlah perusahaan besar yang wilayah kerjanya berada dikota probolinggo banyak mengabaikan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3), terutama terhadap pekerja lokal yang berasal dari kota probolinggo sendiri.

Seperti yang dikerjakan oleh PT. Trisna Karya Sebut saja salah satunya PT yang mendapatkan pekerjaan (Pembangunan Revilalisasi) yang saat ini sudah melakukan kontrak kerja dengan dinas PU kota Probolinggo.

Berdasarkan kami dilapangan, tampak para pekerja yang dipekerjakan di pembangunan Pasar Baru tersebut, tidak memakai perlengkapan yang memadai sebagaimana peraturan utama dalam pelaksanaan aktivitas kontruksi. Namun mirisnya, pelanggaran yang dilakukan oleh pihak PT Trisna karya itu sepertinya tidak mendapatkan pengawasan dari dinas-dinas terkait, menurut pantauan Kami malah terkesan hanya tutup mata.

“Terkait aktivitas para pekerja yang menyalahi aturan UU (Undang – undang) tentang tenaga kerja ini, dapat dilihat saat kita berada di areal Pembangunan tersebut, Mengetahui prihal tidak dilengkapinya alat keselamatan kerja serta alat pelindung diri oleh para pekerja kontruksi yang dipekerjakan pihak kontraktor PT Trisna karya langsung mendapat kecaman dari Misran, salah seorang pemerhati keselamatan kerja di Kota Probolinggo.

“bahwa pihak PT Trisna karya terkesan sengaja mengabaikan keselamatan pekerja dalam melaksanakan pekerjaan bidang kontruksi bangunan Pasar baru tersebut Patut diduga telah melanggar undang-undang nomer 13 tahun 2003 pasal 87 tentang Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3).”Tegas Radial selaku pemerhati keselamatan pekerja kota/kabupaten probolinggo.

”Saat ini K3 telah menjadi isu pokok dan menjadi isu kejahatan perusahaan terhadap para pekerja. Sebagai perusahaan besar di republik ini, tak ada toleransi untuk kecelakaan kerja, sudah jelas dalam undang-undang ada sanksi yang melanggar”, tambah Misran Selaku Anggota Dari LSM PASKAL.

“Jangan disepelekan, jika ada kealfaan atas keselamatan yang dilakukan oleh sekelas perusahaan Nasional seperti PT Trisna karya ini, maka seharusnya Dinas Tenaga kerja provinsi maupun pemkot Probolinggo tetap melakukan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku di NKRI”, imbuh Misran.(M.H)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *