Selesai Sidang Paripurna,Walikota Risma Kaget

CB, Surabaya – Selesai Sidang Paripurna pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya tahun 2020 yang saat ini masih digodok  DPRD Surabaya, Walikota Surabaya, Tri Rismaharini meminta porsi alokasi dana pendidikan dinaikan dari tahun sebelumnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan perhatian serius dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan warga kota.  Tidak heran pada tahun 2020, Pemkot Surabaya menggelontorkan anggaran yang cukup besar untuk dunia pendidikan.(28/10/2019).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja  Daerah (RAPBD)  Tahun Anggaran 2020,  anggaran tertinggi  ada pada pendidikan. Dan dari dulu anggaran pendidikan memang menjadi prioritas utama.

“Loh awakmu kok sek nug kene ga budal ta…(loh kamu kok disini ga berangkat ta..),”kata Risma sambil tertawa.

Disinggung berapa persen anggaran pendidikan pada 2020, Wali Kota Risma mengatakan cukup banyak. Ketika diajukan angka 30 persen dari RAPBD, Risma mengatakan sekitar itu. “Ya segitu-an,” ujarnya kepada wartawan di gedung DPRD Kota Surabaya, Senin lalu (28/10/19).

Dalam kesempatan itu Risma menyatakan pihaknya tidak hanya bersandar pada APBD dalam pengembangan dan peningkatan pendidikan. Pihaknya juga mencari CSR (corporate social responsibility) dengan menggandeng perusahaan-perusahaan yang ada.

“Meski anggaran tinggi, saya masih mencari CSR.  Setiap tahun dapat CSR untuk pendidikan itu cukup tinggi,” kata dia.

Sementara itu dalam nota keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020 yang baru diserahkan Pemkot Surabaya kepada DPRD Surabaya  pada Senin lalu (28/10), anggaran pendidikan memang cukup tinggi.

Perinciannya adalah untuk program pendidikan anak usia dini, pendidikan masyarakat,dan kesenian olahraga pendidikan dianggarkan Rp 130.871126.309. Program pengembangan sekolah dasar sebesar Rp 300.405.434.660.

Program pengembangan  menengah Rp 152.950762.317. Program peningkatan dan perbaikan prasarana pendidikan Rp 120.026.434.442. Program peningkatan manajemen sekolah Rp 89.496.824.641. Program peningkatan mutu guru dan tenaga pendidikan Rp  148.039.865.578.

“Kita minta pos alokasi dana pendidikan untuk APBD tahun 2020 naik dari tahun sebelumnya.” ungkap Risma. (bud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *