Unit Reaksi Cepat (URC) Bidang Bina Marga DPUTR Kab Gresik di Duga Rawan Penyimpangan

CB, GRESIK – Kinerja Unit Reaksi Cepat (URC) bentukan bidang bina marga dinas pekerjaan umum tata ruang (DPUTR) kabupaten Gresik yang diresmikan Jumat (10/10/2014) lalu, mulai mendapat sorotan masyarakat.

Pasalnya, kinerja URC sebagai pelaksana pekerjaan darurat dipulau bawean dinilai asal jadi, tanpa memperhatikan kualitas pekerjaan.

Alat dan material yang digunakan pun seadanya. Selainitu pekerja nya Tenaga Harian Lepas (THL) dari berbagai latar belakang yang kurang memiliki kemampuan sesuai kualifikasi dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Hal itu terungkap ketika “MBH” pemuda bawean asal Ds.Teluk Jati Kec. Tambak menginformasikan kepada media ini (red), melihat segerombolan pekerja yang sedang menurunkan pasir manela (pasir gunung) dari mobil pick up dan menyawur – nyawurkan pasir manela diatas jalan paving Ds. Teluk jati Kecamatan Tambak sambil diratakan dengan sapu lidi. Ketika didatangi dan ditanyai “MBH” terkait pekerjaan yang sedang berlangsung, para pekerja terlihat panic seketika itu membereskan material dan pergi.

“Aneh juga orang – orang itu,” Ujar MBH kepada wartawan. Sambung MBH “Pas saya datang, dan saya tanya mereka paket pekerjaan apa ini pak malah seperti orang kebingungan clingak – clinguk lalu bergegas pergi.” Imbuhnya.

Menurut MBH, apa yang dilakukan pekerja itu cukup aneh, karena tidak ada pekerjaan fisik yangdilakukan seperti bongkar pasang paving, pemadatan tapi ada papan progress pekerjaan 100%. Dan juga penggunaan material pasir manela untuk pemadatan jalan paving yang ada di Ds. TelukJati Kecamatan Tambak dirasa tidak sesuai, jika kena angin atau air jalan akan kembali rusak.Hal ini semakin menguatkan dugaan kami akan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatan yang dilakukan URC. Pasalnya, Femmy Husada ST, kasi pemeliharaan selaku penanggung jawab kegiatan URC ketika dikonfirmasi melalui telfon selulernya terkait pola kerja URC, Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Penggunaan Anggaran Kegiatan URC dan juga Transparansi yang selama ini tidak pernah diketahui publik pihaknya lebih memilih diam seribu bahasa. (Sis/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *