PERINGATAN HARI CINTA PUSPA DAN SATWA NASIONAL

CB, Probolinggo – menggelar peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) tahun 2019, Rabu (27/11) di Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan (RTHKP) Kedopok. Sejumlah kegiatan pun digelar dalam peringatan yang berhubungan dengan lingkungan hidup ini.

“Peringatan ini untuk mengingatkan masyarakat, membangun kecintaan melalui generasi milenial yang cinta puspa dan satwa menuju Indonesia Unggul,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo,  Budi Krisyanto.

Rangkaian kegiatan peringatan HCPSN ini meliputi bakti sosial dengan kelompok masyarakat di Pantai Permata Pilang, talkshow penguatan kualitas lingkungan hidup, penanaman pohon, pembersihan sampah di pantai, pertemuan dan pameran.

Di RTHKP, juga digelar sosialisasi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur tentang kencintaan pada puspa dan satwa kepada pelajar SMP se-Kota Probolinggo. Ada pameran pengelolaan sampah komposting, daur ulang sampah, pameran hewan oleh komunitas.

Peringatan HCPSN dihadiri Wali Kota Hadi Zainal Abidin, Wawali Mochammad Soufis Subri, Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Imam Pauji serta pejabat di lingkungan Pemkot Probolinggo dan para pelajar. Pada kesempatan itu juga dilaksanakan penanaman pohon mangga dan pelepasan burung.

“Kegiatan ini sekaligus untuk menguatkan jejaring antar komunitas di Kota Probolinggo yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Oleh karena itu kami melibatkan komunitas pecinta hewan reptil, ada musang dan ikan cupang juga,” imbuh Budi Kris.

Wali Kota Habib Hadi menanam pohon dalam memperingati  Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) tahun 2019. (Foto: Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

Menambahkan yang disampaikan Kepala DLH, Wali Kota Habib Hadi berharap peringatan HCPSN harus berimplementasi, mengajak dan mengedukasi masyarakat supaya mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan. “Ada peringatan, ada action. Tidak hanya menunggu peringatan tetapi per sekolah, per kelurahan ditanya apa yang sudah mereka lakukan untuk memeringati HCPSN ini,” serunya.

Wali kota pun memahami tantangan dan rintangan pasti ada, namun demikian peran serta masyarakat harus terus digerakkan agar mereka terlibat langsung dalam semua kegiatan pemerintah. Pemerintah harus bisa memberi contoh kepedulian cinta puspa dan satwa, bukan peringatan saja tetapi ada gerakan nyata masyarakat dan pemerintah.

Habib Hadi juga mengingatkan masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan seperti membuang sampah dengan benar, menanam pohon dan bersiap melakukan aksi jelang musim hujan sehingga tidak ada lagi banjir atau lahan kosong tidak ada tanaman.

“Pemerintah siap mendukung dan menyosialisasikan bahwa ini sangat penting. Saya berharap masyarakat bisa seirama dengan pemerintah menjalankan komitmen agar berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan bersama,” tegas Habib Hadi.

Pagi itu, Wali Kota Habib Hadi dan Wawali Subri meninjau stand pameran termasuk komunitas pencinta satwa. Bahkan, wawali sempat menggendong seekor musang yang berukuran lumayan besar namun jinak. (Mamad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *