Tahun 2020, Poltek KP Sidoarjo Buka Program Diploma 4 dan Diploma 1 Untuk Masyarakat

CB, SIDOARJO-  ” Di bawah Menteri Kelautan dan Perikanan RI yang baru pak Edhy Prabowo lembaga pendidikan di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan yang ada di seluruh Indonesia lompatan terhadap pendidikan cukup luar biasa karena ini merupakan amanah dari Presiden RI Jokowi dalam.rangka peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) yang ada di Kelautan dan Perikanan,” demikian disampaikan, Dr.Bambang Suprakto, A.P,i S.P,i,MT Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di sela-sela acara pelantikan taruna baru angkatan XXII di kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP Sidoarjo) Minggu, (15/12/2019) Lebih jauh, Bambang Suprakto menjelaskan, lompatan yang pertama, kita diminta oleh pak menteri untuk melakukan akselerasi dari pada jumlah peserta diidik. Kita harus bisa melayani dua kali lipat disamping itu statusnya juga harus ditingkatkan yang diploma 3 harus bisa menjadi diploma 4. Sehingga pada tahun 2020 bulan September nanti, di Politeknik KP Sidoarjo sudah bisa menerima mahasiswa/taruna program diploma 4/sarjana terapan. “Semua yang diploma 3 harus menjadi diploma 4. Disamping itu, (Program Diploma 4, Red), 5 tahun kedepan seperti Sidoarjo ini harus sudah membuka program S2 (Pasca Sarjana), ditahun 2020 ini juga, seluruh Satuan Pendidikan dibawah Kementerian Kelautan dan Perikanan juga diminta untuk menyelenggarakan pendidikan program Diploma 1,” jelas Dr, Bambang Suprakto, A,Pi,S.Pi,MT didampingi Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo Dr.Muh.Hery Riyadi Alauddin,S.Pi.M.S,i Di terangkan Bambang Suprakto pendidikan program diploma 1 yang dimaksud adalah dalam rangka percepatan untuk melayani masyarakat supaya masyarakat ini juga memiliki kesempatan untuk mengikuti pendidikan tinggi. “Seperti contoh, di Poltek KP Sidoarjo tahun 2020 sudah membuka kelas program diploma 1 yang penyelenggaraanya bukan boarding school seperti sekarang tetapi kita menjemput bola, kita buka kelas di TPI (Tempat Pelelangan Ikan), didata masyarakat disana siapa yang mau belajar sekolah diploma 1, kita kasih keterampilan, pengetahuan modern tentang penangkapan ikan, dan mengenai waktu kuliahnya dan tempatnya kita sepakati ada proses pembelajaran, nanti teman-teman dosen akan kesana membawa alat peraga dan program idiploma 1 ini, tidak dibatasi umur, ” katanya. Ditambahkan Bambang disamping itu, kita juga akan melakukan sertifikasi terhadap nelayan yang jumlahnya 1 juta dalam 5 tahun yang bertujuan untuk melindungi nelayan sekarang itu nelayan kita yang tidak mau sekolah diploma 1 jumlahnya banyak yang ahli menangkap ikan tapi tidak ter akui apa betul mereka ahli siapa yang mengakui, makanya kita sertifikasi keahliannya melalui program 1 juta nelayan. “Dan anak anak yang kita Lantik tadi, sudah mengikuti proses seleksi dan diterima menjadi taruna Poltek KP dan telah mengikuti pelatihan dan pendidikan dasar kemiliteran dari Pusat Pelatihan dan Pendidikan Dasar Kemiliteran AL Juanda. ” ujar Bambang Suprakto. Di tempat yang sama Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo Dr.Muh.Hery Riyadi Alauddin,S.P,i.M.S,i menyampaikan, bahwa kita ingin membentuk karakter mereka dengan baik, dan juga memberikan pendidikan yang dibutuhkan untuk membangun sektor Kelautan dan Perikanan. “Jadi yang masuk kesini, (Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Red), betul-betul full dibiayai Negara karena berkaitan dengan proses pendidikan 3 tahun itu dengan harapan mereka betul-betul bisa menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang bisa dihandalkan.” Jelasnya Sementara itu Poltek KP Sidoarjo saat ini memiliki 5 prodi (Program Studi) meliputi Prodi Teknik Budidaya Perikanan (TBP), Prodi Teknik Pengolahan Produk Perikanan (TPPP), Prodi Teknik Penanganan Pathologi Perikanan (TPPI), Prodi Agribisnis Perikanan (AGP) dan Prodi Mekanisasi Perikanan (MP). Sekedar info, untuk menjadi calon taruna/mahasiswa di poltek KP Sidoarjo mereka harus mengikuti seleksi dan rasionya 1 dibanding 8 artinya 1 diterima 8 tidak diterima ini menunjukkan bahwa animo masyarakat begitu tinggi untuk masuk dikampus yang terletak di desa Buncitan Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo tersebut. (ncs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *