Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak Mulai Beraktifitas Kembali Dengan Kantor Yang Baru Di Renofasi

CB, Surabaya –  Usai di renovasi pada ruang pelayanannya, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak di Jl. Raya Darmo Indah, Kelurahan Tandes Kec. Tandes Surabaya, kembali melakukan aktifitasnya secara bertahap.

Renovasi ruang pelayanan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak Surabaya, bertujuan dalam rangka untuk memberikan kenyamanan serta kelancaran terkait hal pelayanan masyarakat, diantaranya yaitu sarana dan prasarananya.

Pantauan dilokasi, tampak beberapa orang pemohon paspor sudah mulai berdatangan ke Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak yang berada di Jl. Raya Darmo Indah. Menurut Informasi, kantor tersebut mulai melakukan aktifitas pelayanan hari Senin 3 Februari 2020, dengan cara mengarahkan beberapa pemohon paspor dari beberapa lokasi atau tempat, untuk melakukan pengurusan paspor di kantor tersebut.

Kasi Tata Usaha Ferico didampingi Kasi Humas Kanim Kelas I TPI Tanjung Perak Ronal, menyampaikan, bahwa aktifitas uji coba pelayanan mulai dilaksanakan Senin 3 Februari 2020 dengan menarik pemohon dari beberapa tempat.

“Pasar Atom mungkin nanti ini mau kita tarik ke sini prosesnya, ya sambil dicoba jaringan setiap hari dan juga ruangannya. Saat ini kuota untuk perhari masih lima puluh orang pemohon, diluar pemohon paspor haji dan untuk paspor haji lagi dicari skemanya,” terang Rico, Selasa (4/2/2020).

Menurutnya, untuk jamaah haji nanti bisa mencapai seratus per hari berarti haji yang urutan beberapa yang akan bergeser ke sini, dan sekarang masih dikomunikasikan atau dijadwalkan secepatnya, karena kita baru aktif kemarin di sini mungkin hari ini sudah lanjut kordinasi disana.

“Ya mudah mudahan kalau enggak sore ini besok pagi kita belum tahu juga, dan untuk penggantinya pak Guntur pak Susilo nanti beliau yang inces, kalau saya tata usaha bagian rumah tangga jadi supporting aja ndak ngambil kebijakan, nanti ada empat kabupaten (LGBT) yaitu Lamongan, Gresik, Bojonegoro dan Tuban, maksudnya biar gampang diingat,” canda Rico

Nantinya, lanjut Rico, temen temen jurnalis yang ingin mendapatkan informasi akan kita tempatkan disini ruangan Media Center dan biasanya kepala humasnya kan ada pak ojos namanya, untuk saat ini kita masih terbentur masalah fasilitas umum (parkir) dan kami sudah bersurat kepada Walikota Surabaya atau Dishub terkait perparkiran, tapi sampai dengan saat ini belum ada respon sama sekali.

“Kemaren sudah diajukan untuk tempat parkir dibawah tapi anggarannya terlalu besar mencapai empat puluh dua miliar, jadi terbentur dengan anggaran kita dapat cuman empat miliaran dan itu kita pecah pecah lagi buat furniture dan untuk segala macam lainnya. Pembangunan ini kan mesti ada rencana dan perlu dianggarkan, pekerjaan fisiknya cuman tiga sementara ini untuk parkir pelayanan ditaruh seadanya di luar, kalau motor bisa masuk kedalam area,” jelasnya

Masih Rico, kalau untuk didepan makam itu bukan fasilitas yang kami berikan, mungkin masyarakat melihat peluang bisnis dan melihat lapangan pekerjaan yang jelas kami tidak pernah mengarahkan parkir dimana mana. Karena kalau kami arahkan salah, sebenarnya kami mau tapi kami ndak punya tanah itu yang susah, kalau bisa sih kelurahan mengikhlaskan gitu ya kelurahan bisa buat parkirannya.

Kalau kami pindah, misalkan ke Gresik, Lamongan atau Tuban, karena wilayah kerja kita meliputi LGBT tadi Surabaya ndak ada kantor Imigrasi, karena yang bernama Surabaya itu sendiri ada di Sidoarjo ini yang ndak ditangkep sinyal ini, sampai akhirnya kita dipanggil dan diajak berembuk tapi kita sudah pernah buat pengajuan.

“Kami curhat lewat surat ke Walikota dan ke Dishub, bahwa kekurangan lahan parkir sudah beberapa kali dan saat peresmian kemaren juga melihat langsung bagaimana kondisi kantor imigrasi ini dan bahkan sudah bertahun tahun disini sungai yang di depan itu tadinya kan ndak ada air masuk ke dalam, sekarang ada air dari sungai itu dan masuk hampir ke pintu kaca dari hujan kemaren,” ungkap Kasi Tata Usaha. ( sis )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *