Dinkes Tulungagung Adakan Penyuluhan PKP-IRT di Liur Kaffe

CB, TULUNGAGUNG – Berkisar 165 orang pengusaha makanan dan minuman di Kabupaten Tulungagung, mengikuti  Penyuluhan  Keamanan Pangan Industri Rumah Tangga (PKP-IRT) di Liur Kaffe and Resto. Kegiatan tersebut,  merupakan syarat untuk mendapatkan sertifikat SPP-IRT.

 

Penyuluhan Keamanan pangan (PKP) untuk melaksanakan amanat sesuai Pasal 16 UU 23/14 terakhir dirubah UU Nomor 9/15 tentang Pemerintah Daerah, serta Pasal 43 28/2004 tentang Mutu dan Gizi Pangan, bahwa pemerintah daerah berkewajiban membina IRTP agar produksinya aman.

Sementara itu,  Plt Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung Bambang Triono, melalui Kasi Farmasi dan Perbekalan Masduki, M.Kes yang langsung memberikan pengarahan pada para peserta PKP-IRT yang berkaitan dengan kebijakan keamanan pangan industri rumah tangga diantaranya, perundang-undangan di Bidang Pangan,  Keamanan dan Mutu Pangan, Teknologi Proses Pengolahan Pangan, Prosedur Operasi Sanitasi yang Setandart,  cara produksi pangan yang baik, penggunaan bahan tambahan pangan, persyaratan lebel dan iklan pangan.

“Untuk kelulusan peserta minimal  nilai ya 60, agar bisa mendapatkan sertifikat penyuluhan keamanan pangan,” terang Masduki.

 

 

Masik kata Masduki,  hasil evaluasi pengujian makanan dan minuman yang dilakukan di Kabupaten Tulungagung,  masih ada beberapa ditemukan makanan dan minuman dipasaran yang tidak memenuhi syarat kesehatan, yang tidak berizin atau kadaluwarsa maupun makanan dan minuman yang rusak.

”Agar produk makanan dan minuman yang beredar memenuhi syarat bisa dikonsumsi, hendaknya SDM yang mengelola mengetahui bagaimana cara memproduksi makanan yang memenuhi syarat untuk dikonsumsi,”paparnya (Aha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *