Lingkar Wilis, Bakal Jadi Obyek Wisata Andalan Tulungagung

CB, TULUNGAGUNG – Pembangunan kepariwisataan pada hakekatnya,  merupakan upaya untuk pengembangan dan pemanfaatan potensi daya tarik wisata kekayaan alam yang indah,  keragaman tradisi dan seni budaya serta peninggalan sejarah dan purbakala.

Dan,  bila hal tersebut dipadukan dengan usaha jasa dan pariwisata,  yakni seperti penyediaan akomodasi dan transportasi yang memadai,  tentunya akan memberikan hasil optimal.

Dengan demikan,  Kabupaten Tulungagung yang dikenal sebagai Kota Marmer dan juga dikenal sebagai destinasi ini,  lambat laun mulai dilirik Pemerintah Pusat. Karena,   kedudukan Kabupaten Tulungagung terhadap pengembangan pariwisata,  tentunya memiliki nilai strategis,  mengingat Kabupaten Tulungagung berada diantara 6 kabupaten yang juga memiliki obyek-obyek wisata menarik yakni Blitar,  Trenggalek,  Ponorogo,  Madiun, Kediri dan Nganjuk.  Alhasil,  obyek wisata di Tulungagung pun mulai ramai dikunjungi wisatawan.

Kini,  Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus mulai berbenah dan terus berupaya mempercantik obyek-obyek wisata yang ada di daerah.  Dan,  kini,  Kabupeten Tulungagung pun tak bisa dipandang dengan sebelah mata dengan daerah-daerah lain.

Disis lain,  Kabupaten saat ini terlihat bisa tersenyum lebar,  yakni setelah memorandun of understanding atau MuO yang diprakasai oleh mantan bupati non aktif Syahri Mulyo dengan lima kabupaten tetangga, yakni Kabupaten Trenggalek,  Ponorogo,  Madiun, Nganjuk dan Kediri soal Lingkar Wilis ini direalisasi oleh Pemerintah Pusat.  Bahkan,  bila tidak aral melintang,  pada tahun depan (Tahun 2021, red) bakal dimulai pembangunannya.  Selain pembangunan Linkar Wilis yang menghubungkan 6 kabupaten ini,  rencananya juga dibarengi pembangunan jalan tol serta pembangunan JLS (Jalan Lintas Selatan).

Dengan tiga mega proyek yang berhubungan itu,  jelas akan membawa nama Kabupaten Tulungagung  semakin melijit di kancah nasional.  Bahkan,  bila pembangunan Linkar Wilis ini sudah kelar dan bisa dilewati oleh kalayak umum,  besar kemungkinan Lingkar Wilis ini akan menjadi obyek wisata andalan Kabupaten Tulungagung.

Proyek Lingkar Wilis ini sendiri,  telah tertuang di Perpres Nomor 80 Tahun 2019,  yakni bersaman proyek Gerbang Kertasusila yang menghubungkan kawasan Gresik,  Bangkalan, Mojekerto,  Surabaya,  Mojokerto dan Lamongan ini bakal membawa berkah tersendiri.

”Dengan dibangunnya proyek nasional ini,  tentunya akan membuka potensi wisata dan pertanian di daerah masing-masing,  termasuk Kabupaten Tulungagung.  Dengan begitu,  muaranya tak lain bisa mampu membangkitkan ekonomi rakyat,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tulungagung Ir Eny Dwi Agustin melalui Kabid Pengembangan Pariwisata,  Heru Junianto SSTP, MM kepada Cahaya Baru, kemarin.

Namun demikian,  lanjut pria yang pernah menduduki jabatan Sekcam Kota Tulungagung ini,  pembinaan SDM serta pendampingan kepada masyarakat sangatlah penting.  Sebab, tanpa semu itu,  hasilnya pun tak bisa maksimal.  Dengan begitu,  semua pun bakal berjalan sesuai rencana dan berbuah manis. ”Doakan,  semoga semunya bisa berjalan dengan lancar,”paparnya.

Sementara itu,  warga masyarakat Desa Sendang Kecamatan Sendang ini sangat senang dengan dibangunnya Lingkar Wilis yang ada diwilayahnya itu.  Apalagi, mereka para warga,  sangat optimis didaerahnya nanti bisa bersaing dengan tempat wisata yang ada di kota-kota besar,  seperti halnya Batu-Malang,  Bogor dan Bandung Jawa Barat.  Sebab,  menurutnya,  selain sejuk pemandangannya yang indah,  kekayaan alam dan sejarah,  tak dimiliki oleh kota lain.  ”Terima kasih Bapak Presiden,  sudah memperhatikan Kabupaten Tulungagung,” kata Sujarwo saat berbincang-bincang dengan Cahaya Baru, kemarin. (Aha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *