Data Dinkes Tanbu 2020 Terdapat 300 Kasus DBB

CB, Tanah Bumbu – karena faktor cuaca yang mengalami peralihan musim dari kemarau ke musim penghujan yang terjadi di Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya di daerah Kabupaten Tanah Bumbu, saat ini rentan menimbulkan berbagai macam penyakit. Khususnya terhadap penyakit Demam Berdarah (DBD), yang memang rentan menyerang masyarakat pada musim hujan.

Karena itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu pun telah memberikan himbauan kepada masyarakat tentang bahaya DBD maupun cara mengantisipasinya.

Kadis Kesehatan Tanah Bumbu, H Setia Budi, SKM mengimbau agar masyarakat untuk selalu waspada terhadap penyakit DBD. Sebab saat musim penghujan penyakit DBD sangat rentan terjadi, ungkapnya (03/01/2020).

Selain itu, ia juga menyampaikan, sebelum terjadi peningkatan kasus penyakit DBD, masyarakat diminta selalu waspada dengan terus melakukan pembersihan lingkungan dan memberantas sarang nyamuk dengan cara melakukan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk( PSN ) untuk di setiap Desa dan kecamatan.

“Khususnya untuk pencegahan DBD di lingkungan masing-masing rumah warga,” ungkapnya

Karena, kasus DBD memang masih sangat sering menyerang warga di kabupaten Tanah Bumbu. Sehingga menjadi perhatian Dinkes, khususnya di pemukiman padat penduduk diwilayah Tanah Bumbu.

Lanjutnya, bahwa untuk tahun ini saja, Dinkes Kabupaten Tanah Bumbu mencatat sebanyak kurang lebih 300 warga di Kabupaten Tanah Bumbu terserang DBD dari bulan Januari-Februari 2020.
Dari jumlah 300 warga Tanah Bumbu yang terserang DBD, ada tiga orang pasien DBD yang meninggal dunia menurut data saat ini. Dua diantaranya warga Tanah Bumbu dan satu warga Kotabaru, ungkap H.Setia Budi. (Jhon)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *