Bupati Maryoto Ajak Masyarakat Terapkan Hidup Sehat dan Tidak Panik Soal Isu Corona

CB, TULUNGAGUNG – Dalam rangka mensosialisasikan program gerakan masyarakat hidup sehat maka Pemkab Tulungagung bersama Polres Tulungagung menggelar acara Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Dalam acara yang diselenggarakan di Taman Aloon Aloon Tulungagung ini diisi dengan kegiatan senam bersama dan peragaan cara mencuci tangan dengan baik dan benar.

Acara yang diikuti oleh ratusan warga masyarakat dari berbagai kalangan ini juga dihadiri oleh Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo MM dan Kapolres Tulungagung AKBP EG Pandia S.I.K, MM, MH dan perwakilan Anggota forkopimda lainya.

Direktur RSUD Dr Iskak Tulungagung, yakni Supriyanto dalam kesempatan sambutanya diantaranya mengingatkan agar masyarakat senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan dengan mencuci tangan untuk memperkecil kemungkinan tertular Corona. Sedangkan bagi masyarakat yang sedang batuk diharapkan bisa menggunakan etika batuk, yakni dengan menutup mulut menggunakan siku bagian dalam saat batuk. “ Kalau dulukan batuk ditutup pakai tangan nah itu bahayanya jika tangannya dipakai salaman, maka sekarang etikanya ditutup pakai siku bagian dalam ”, pungkasnya.

Sementara itu dalam senam sehat tersebut Bupati Tulungagung mengajak masyarakat untuk tidak takut dan panik menghadapi penyebaran wabah Corona sebab salah satu cara untuk menghentikan penyebarannya adalah dengan cuci tangan yang baik dan benar. Dalam kesempatan ini Bupati bersama dengan tim dari Dinas Kesehatan dan RSUD Dr Iskak Tulungagung mengajak peserta senam untuk mengikuti gerakan senam cuci tangan sehat dengan iringan musik ala aplikasi tik tok yang sedang digandrungi oleh generasi milenial saat ini.

Bupati juga menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu pihaknya bersama dengan Forkopimda juga telah melakukan sidak ke beberapa pusat perbelanjaan dan apotik, hasilnya memang harga masker cukup mahal dan stok hand sanitizer sudah mulai langka namun pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Polisi agar tidak ada penimbunan masker maupun hand sanitizer sehingga tidak ada pihak yang memanfaatkam kondisi ini untuk mencari keuntungan pribadi.

“Kalau ada yang menimbun, nanti kita serahkan kepada kepolisian, jangan sampai ada yang malah memanfaatkan kondisi ini,” jelasnya. (Aha/Mis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *