Ruas Jalan Banyak Yang Rusak, Dinas PU Tulungagung Lalukan Perbaikan

CB, TULUNGAGUNG – Tidak bisa dipungkiri,  pasca Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penangkapan terhadap bupati non aktif Syahri Mulyo SE. MSi dan mantan Kepela Dinas PUPR Tulungagung Ir Sutrisno tiga tahun lalu,  membuat pemerintahan di Kabupaten Tulungagung mengalami kemunduran.  Akibatnya,  pembangunan infrastruktur yang semesti sudah berjalan,  pada akhirnya pun mengalami keterlambatan.

Infrastruktur jalan misalnya,  saat ini kisaran 30 persen yang mengalami kerusakan yang cukup parah. Namun demikian,  Pemkab Tulungagung di bawah kepemimpinan Bupati Drs Maryoto Birowo MM ini enggan berlarut-larut memikirkan masa lalu.  Mengingat,  banyaknya masyarakat yang mengeluh dan melakukan kritikan soal rusaknya jalan dan berlubang itu.  Mereka,  para warga,  menandai jalan yang brrlubang dan yang dianggap membahayakan dengan aneka benda seperti halnya, barikade,  memasang ban bekas hingga menanam pohon pisang.

”Semoga keluhan para warga masyarakat bisa segera teratasi,” kata Bupati Tulungagung Drs Maryoto Biriwo MM kepada Cahaya Baru belum lama ini.

Sementara itu,  menindaklanjuti keluhan warga masyarkata pihak PUPR Tulungagung pun langsung melakukan berbaikan jalan rusak dan berlubang itu.  Diantaranya,    di wilayah Ngujang-Karangrejo ini sudah tertangani dengan baik dan diharapkan bisa bermanfaat bagi pengguna jalan.

”Saat ini,  ada lima ruas jalan yang diperbaiki lewat DAK 2020 dan salah satunya adalah Ngujang-Karangrejo itu,” jelas Kepala Dinas PUPR Drs Heru Susanto MM melalui sekretarinya Robinson P. Nadeak SH. MH,  kemarin.

Masih kata pria yang akrab dengan kuli tinta ini,  pada tahun 2020 berkisar  81 ruas jalan yang akan diperbaiki. Dan,  selain lima ruas jalan yang dibiayai DAK, ada 76 ruas jalan lainnya yang dianggarkan lewat APBD Kabupaten Tulungagung.

“Untuk DAK di 5 ruas jalan ini sebesar Rp 28 miliar, sedangkan APBD yang disiapkan untuk 76 ruas jalan sebesar Rp 65 miliar. Jadi totalnya hampir Rp 100 miliar untuk perbaikan jalan yang rusak,” paparnya. Selain Ngujang-Karangrejo imbuhnya,  ada empat ruas jalan yang dibiayai DAK,  yakni Pagerwojo-Kauman, Boyolangu-Campurdarat, Podorejo-Ngunut dan Kepatihan-Jembatan Ngujang 2.

“Saat ini,  Dinas PUPR akan meninjau langsung dan mana yang perlu adanya perbaikan ruas jalan,  mulai dari kerusakan ringan,  tambal sulam lubang.  Dan nantinya melalui  UPT Unit Pelaksana Teknis PUPR yang ada di Kabupaten Tulungagung,” papar Robinson.

Sementara itu,  para warga masyarakat di wilayah Kecamatan Karengrejo pun terlihat senang dengan adanya perbaikan ruas jalan yang dilakukan PUPR Tulungagung ini,  walau hanya sekedar tambal sulam.  Mereka,  para warga,  berharap kepada Pemkab Tulungagung untuk peka terhadap kerusakan jalan  dan berlubang itu yang juga bisa berdampak pada kecelakaan bagi pengguna jalan.

”Semoga,  kedepannya pemerintah lebih serius terhadap kerusakan ruas jalan dan untuk segera melakukan perbaikan.  Dengan cepat tanggap,  berarti pemerintah  sudah menolong nyawa warganya, yang mati sia-sia,” kata Suwoko (60) yang di amini warga lainnya ini kepada Cahaya Baru. (Aha)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *