Prediksi : Asal Usul Virus Corona…? Benarkah Corona Identik Sebagai Virus Pendendam

CAHAYA BARU, SURABAYA – Corona virus atau Virus Corona yang di Indentikkan dengan nama COVID-19 dan menjadi momok paling ditakuti seluruh Negara di Dunia, Corono ada dibagian mahluk hidup yang ganas dan pendendam, dia bisa mengamuk, menyebar dan menyerang manusia bila merasa tertindas, ini sebuah prediksi dan indikasi yang dilontarkan seorang tokoh peduli masyarakat di Surabaya, yang akrab dipanggil Wijaya.

Darimana asal usul Corona Virus itu merebak dan menggegerkan dunia dengan istilah COVID-19, Wijaya memprediksikan pemahaman bahwa Corona itu juga mahluk ganas, ungkapnya awal penjabaran prediksinya.

Saat ini, China dan Amirika Serikat terlihat saling tuduh mengenai asal mula wabah virus corona jenis baru atau COVID-19. “Ada perbedaan pendapat antara AS dan masyarakat Internasional mengenai asal virus corona. Sedangkan China merasa yakin isu ini harus diselesaikan melalui ilmu pengetahuan yang profesional dan berbasis assesment,” kata juru bicara kementerian Luar Negeri China (MFA) Geng Shuang dalam pernyataan tertulis yang diterima, Sabtu (14/3/2020).

Menanggapi pernyataan rekan Geng sesama jubir MFA, Zhao Lijian, di akun Twitternya yang menduga tentara AS membawa Epidemik tersebut ke Wuhan saat mengikuti Pekan Olahraga Militer Dunia (17 Th CISM/Military World Games) pada 18-27 Oktober 2019 yang lalu.

Sebelumnya AS juga menuduh China bahwa virus yang telah membunuh ribuan orang, terbanyak di China itu, sebagai dampak atas kebocoran Laboratorium Biologi di Wuhan. “Kami menentang komentar yang tidak mendasar dan tidak bertanggung jawab oleh penjabat tinggi AS dan anggota Kongres tentang isu yang menyerang China itu,” kata Geng Shuan. Demikian Redfield dikutip Global Research.

Prediksi dan asal usul Corona, Wijaya memberikan gambaran cerita yang didapat dari kerabatnya di Wuhan yang berawal dari tentara Amirika berpesta atas keberhasilannya memperoleh nomor 35 kemenangan saat mengikuti Pekan Olahraga Militer Dunia pada 18-27 Oktober 2019. Mereka mengadakan pesta disebuah restoran yang menyajikan masakan Shabu-Shabu di lokasi terdekat Mess Atlit Tentara AS di Wuhan.

Kemudian masakan tersaji dan disantap ramai-ramai, sedangkan disaat kuah dan bumbu masakan Shabu-Shabu mendidih mereka memasukkan sayur mayur dan ikan laut  dan daging-daging kedalam masakan tersebut, hingga kuah yang mendidih itu panasnya turun hingga 20 derajat celcius sampai suhu menaik lagi, hingga virus kepanasan. Akhirnya virus marah dan brontak, lalu mereka tidak mengerti, di makanlah ber ramai-ramai.

Nah… pada waktu itu, menurut prediksi bahwa sayur dan ikan-ikan didalam masakan itu terinveksi virus jahat yang masih hidup merasa kepanasan, lalu marah besar dan brontak menyerang manusia melalui hidung, mata, mulut dan kulit para tentara tersebut yang lagi bersukaria.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang saat memberikan keterangan Pers di Beijing 7 Januari 2019.

Begitu virus jahat dan pendendam itu menyerang ke tubuh manusia, jumlahnya satu virus bisa berlipat ganda hingga ribuan sampai jutaan virus, dan menyebar secara cepat dan mengganas. Kemudian penyebaran berlangsung ke seluruh kota Wuhan dan yang ikut PON Olahraga Militer Dunia menyebar anggota militer hingga keseluruh Dunia, lalu mereka pulang ke negaranya masing-masing.

Maka dari itu, sumber tersebut mengatakan, bahwa terjangkitnya COVID-19 Corona di Amirika dulu sekitar Nopember 2019, namun dianggap sebagai penyakit Flu berat dan tidak dipublikasikan yang akhirya 14 ribuan masyarakat AS meninggal dunia.

Mendengar hal tersebut menyusul juga terjadi penyebaran virus di Wuhan pada 2 Januari 2020, sampai-sampai semua restoran tidak boleh menyajikan masakan Shabu-Shabu. Dan tersebarlah berita besar hingga menjadi Viral bahwa Virus Corona atau COVID-19 berawal dari Wuhan China. Maka dari itu, kedua Negara tersebut saling tuding siapa Negara pertama sebagai penyebar COVID-19.

Meskipun demikian, apa yang dipahamkan oleh Wijaya kepada Media Cahaya Baru mengisyaratkan sebagai prediksi sambil menunggu apa selanjutnya yang isyaratkan oleh Lembaga Kesehatan Dunia (WHO).

Wijaya juga akan memberikan informasi, apa obat dan ramuan manjur, kenapa pemerintah dan masyarakat Wuhan bisa menurunkan penyebaran Conona disana dan mengalami banyak kesembuhan bahkan mengurangi penyebaran secara drastis, apa obatnya bisa didapat di toko obat di Negara itu…? (Bersambung/Tokoh Masyarakat/GB)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *