Jaga Dapur Tetap Ngebul Ratusan Pengemudi Ojol Disemprot Disinfektan

Himbauan untuk tidak keluar rumah jika tidak penting dan menghindari kerumunan orang banyak. Rasanya sulit dilakukan pengemudi ojol.Ibarat buah simalakama, tidak keluar (ngojek) keluarga makan apa. Keluar, resiko terpapar Covid 19 mungkin saja terjadi.

Lalu bagaimana? Pemprov Jatim menangkap keraguan dan ketakutan para pengemudi ojol. Sabtu pagi (22 Maret) di depan Gedung negara Grahadi, depan Kantor Gubernur dan depan Kantor Dishub Jatim, secara serentak dilakukan penyemprotan disinfektan ratusan pengemudi ojol.

Pengemudi ojol memang sangat rentan tertular dan menularkan virus Covid 19. Gubernur Jatim Khofifah Indarparawansa tidak mau mengambil resiko. Apalagi tingkat penyebaran Covid 19 di Jatim semakin mencemaskan. Dalam keterangan persnya Sabtu siang di Grahadi, Khofifah menyebut terdapat 11 penderita baru positif terinfeksi Covid 19. Total hingga Jumat malam mereka yang positif terinveksi menjadi 26 penderita.

Penyemprotan disinfektan untuk pengemudi ojol ini rencananya dilakukan selama tiga hari diberbagai titik di wilayah Jawa Timur. Dan bila diperlukan akan ditambah lagi untuk beberapa hari.

Sebelumnya penyemprotan serupa telah dilakukan untuk para pengemudi dan angkutan umum lain seperti bus yang dilakukan di terminal Purabaya dan beberapa terminal lainnya.

Penyemprotan disinfektan ini menurut Khofifah adalah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Sebab bila tidak, penyebaran virus ini sangat cepat dan mematikan (hpo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *