Oknum TNI Di Duga Bawa Kabur Motor Pacarnya

CB, Lumajang – Oknum anggota TNI pratu IM yang pergi tanpa ijin dari satuannya dijember atau Disersi.Memperdaya dan membawa kabur motor pacarnya honda scopy warna merah dengan Nopol N 4112 UT ditompokersan kabupaten lumajang, selasa (22/9)

Adanya pengaduan pihak yang bersangkutan kepada awak media Cahaya baru langsung dikonfirmasi melalui hanphone-nya bahwa dirinya telah diperdaya oleh oknum anggota TNI yang Disersi,dan membawa kabur motornya,selanjudnya menurut keterangan narasumber yang enggan disebutkan namanya itu mengakui memang kenal baik dengan pratu IM yang juga asli Lumajang,tepatnya didesa kelampok Arum kecamatan kunir kabupaten lumajang namun berdinas salah satu satuan dijember yang berpangkat Pratu (Prajurit satu) dan sebagai juru masak disatuannya. Ia mengatakan kejadian pada tanggal 28 Agustus  IM datang kerumah untuk meminjam motor milik TK Awalnya tidak dikasih karena  IM berusaha menyakinkan dengan alasan untuk jaminan sewa mobil yang akan dibawa ke Jember dengan mengajak TK untuk jalan-jalan,”ujarnya.

Pada waktu kejadian TK diajak keluar Dalam perjalanan pikiran TK kurang tenang bercampur takut akan terjadi hal-hal yang dikawatirkan,Dalam perjalanan  IM sempat ditelfon atasannya untuk segera kembali kesatuannya karena beralasan anaknya sakit akhirnya berhenti sejenak disalah satu rumah sakit  IM telefon video call keatasanya,guna menyakinkan kalau dia benar-benar berada dirumah sakit merawat anaknya yang sedang sakit, Setelah dirasa aman perjalanan dilanjutkan lagi menuju Jember untuk bersenang-senang.

Sesampainya didaerah Pakusari Jember TK diajak mampir kerumah temannya yang berinisial AG Dirumah AG inilah mereka indikasi menggunakan barang terlarang,TK pun ditinggal diruang tamu, mereka naik keruang atas untuk menggunakan barang haram tersebut, TK bukanya senang tetapi merasa kecewa karena niat dari rumah jalan jalan malah IM bermahsud lain sampai sampai TK marah namun tidak dihiraukan oleh IM,”tuturnya.

Masih menurut TK menceritakan kejadian yang dialaminya, pada waktu itu saya ketoko swalayan saya diturunkan dari mobil pak..!! ia mengatakan  tunggu disini sebentar saya masih ada transaksi katanya, lalu saya ditinggalkan sampai larut malam IM tidak kunjung datang bahkan yang datang orang lain yang mengaku saudaranya IM yang menjemput saya,”ucap TK

Ditengah malam TK nekat pulang seorang diri dengan jasa bus dari terminal jember kelumajang dengan hati terluka merasa kecewa dengan perbuatan IM yang seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman kepada wanita apalagi dengan sang kekasih sendiri bukan-nya diperlakukan yang tidak pantas apalagi seorang aparat negara yang seharusnya berikan contoh yang teladan kepada masyarakat,”jelasnya.

Ke esokan harinya TK berusaha menghubungi  IM untuk meminta motornya dikembalikan namun IM beralasan masih transaksi barang untuk mendapakan uang besar dengan janji motornya akan dikembalikan dan akan dikasih uang namun janji itu hanyalah bohong saja,  nomer hanphone-nya sudah tidak aktif lagi dan tidak bisa dihubungi sampai sekarang,”ucap TK

Dengan rasa curiga  TK masih berusaha mendatangi pihak yang menyewakan mobil (Rental) yang waktu mereka berdua kejember,setelah disana betapa kagetnya TK setelah mendengar pengakuan yang punya mobil,bahwa  IM tidak menaruh motornya untuk jaminan sewa mobil, langkah selanjudnya  TK mengadukan perbuatan  IM kepada satuan polisi milter(PM) Dan sudah diterima laporan tersebut,namun sampai saat ini masih belum ada kepastian keberadaan IM,

Harapan demi harapan yang tidak jelas dan pasti, TK mengharap etika baiknya IM untuk mengembalikan motornya secara utuh bila tidak kasusnya akan diserahkan kepihak yang berwajib dan melaporkan kejadian ini,”terangnya kepada wartawan.(Hardy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *